Story cover for Bincang As(w)a dan Rasa by SSHAWAA
Bincang As(w)a dan Rasa
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 12
Complete, First published Jun 07
Puisi-puisi di buku ini lahir dari hati yang sering ngobrol sama semesta, tentang luka yang nggak selalu bisa diceritain, dan harapan yang diam-diam tumbuh di balik gelap.

Nggak ditulis buat kelihatan keren atau estetik, tapi karena kadang, nulis adalah satu-satunya cara buat bilang, "aku masih waras, walau dunia rasanya chaos."

Semoga tiap kalimat yang kamu baca bisa jadi pelukan halus, tempat kamu rebahan sebentar dari ribetnya hidup, atau sekadar pengingat, kalau kamu nggak sendiri dalam ngerasa kosong, bingung, atau penuh.

Makasih ya, udah nyempetin buka halaman ini. Semoga hatimu nemu sesuatu di antara spasi dan jeda.
All Rights Reserved
Sign up to add Bincang As(w)a dan Rasa to your library and receive updates
or
#99reminder
Content Guidelines
You may also like
JANTRA JALA JIWA by KriswanDriyanto
18 parts Complete Mature
Aneka imajiner dan hembusan realita hidup bisa tertuang dalam tayang tulisan puisi maupun cerita silat dewasa ala KriswanDriyanto. Atau sekedar muncratan curhat. Singkat. Yang tertabur benih gagasan imajinernya layak tanam di demensi Kebun Dongeng Catramanjiwa. Judul Tulisan pun terkadang sekedar tanda untuk mudah atau sekedar sensasi unik saat mau dicari, dibaca, dikenang, disimpan. Atau sebagai inspirasi dinamika hidup pribadi. Sebagai Gaung Relung-Relung Renung. Sebagai Pijar Binar Menjiwa Fajar. Sebagai Bugar Akal Budi. Bigar Hati Nurani. Binar Naluri Batin. Segar Diri Menghening-bening. Karena itu, layaklah kuhamburkan Halusinasi Rendaman Embun Samadi Hening Jiwa pada Lahirnya Tokoh-Tokoh Kesunyian, yang behulak pikir dan rasa, bergelinjang naluri batin dan kehendak hening, yang berperang dengan diri sendiri di Medan Perang Kesendirian ketika Jagad Kedigdayaan Geger oleh Ambisi dan Egois yang mewujud. Pada Cerita Silat Dewasa Jantra Jala Jiwa, terjadi dinamika Tokoh-Tokoh Kisah Datang-Pergi di Jagad Imaginer. Mereka Merdeka Menjala Jiwanya Sendiri. Atau Menjala Jiwa Tokoh Lain. Baik dengan Kedigdayaan Gaib Arusan Putih ataupun Arusan Hitam. Inti cerita: dengan kegaiban dan keajaiban ilmu maha digdaya serta cinta sehati-sejiwa, Jantra Jala Jiwa dan Netra Nyala Nyawa memiliki kesamaan visi dan misi "Mencari Guru Yang Hilang sekaligus Mencari Tahu Mengapa Jantra dan Netra Tlah Dipersiapkan Sejak Dalam Kandungan untuk Maha Digdaya, Mencari Sumber Asli Ilmu-Ilmu Mahasakti, Melacak Jejak Asal Muasal Diri Sendiri, Membongkar Dalang dan Mencari Tahu Alasan Mengapa Ada Gerakan Kesepakatan Pembunuhan Terhadap Jantra dan Netra, .... Semua diharapkan sebagai cermin jiwa. Baik bagi Pembaca maupun Penulisnya Sendiri. Salam Refleksi Giras Cerdas. KriswanDriyanto. Kebun Dongeng Catramanjiwa. Jetis Kadisobo II, Sleman 55513. Daerah Istimewa Yogyakarta.
Coretan Sera (HIATUS)  by saharahaa
5 parts Ongoing
Sera, seorang gadis muda yang selalu menemukan kebahagiaannya dalam keramaian dan interaksi sosial, perlahan menyadari bahwa ia telah mengorbankan kebahagiaan pribadinya demi orang lain. Sejak kecil, ia percaya bahwa kebahagiaan sejati datang dari dikelilingi oleh banyak orang, dari menjadi pusat perhatian, dan dari memberikan segala yang ia miliki untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya. Namun, keyakinan itu mulai runtuh ketika ia merasakan pahitnya kenyataan bahwa sebagian besar dari "teman-teman" itu hanya datang saat mereka membutuhkan, meninggalkan Sera sendirian saat badai kehidupan menerjang. Kesendirian yang ia rasakan di tengah keramaian menjadi lebih menyakitkan daripada kesendirian yang sesungguhnya Dalam keputusasaan, Sera teringat akan nasihat ibunya: "Setiap masa pasti ada orangnya; dan setiap orang pasti ada masanya." Nasihat ini, yang dulu hanya ia anggap sebagai kalimat bijak biasa, kini mulai menemukan makna yang mendalam. la mulai bertanya-tanya, apakah masanya untuk belajar mencintai diri sendiri telah tiba? Apakah orang yang paling penting di dalam hidupnya adalah dirinya sendiri? la menarik diri sejenak dari hiruk pikuk, mencoba memahami siapa dirinya tanpa label-label yang diberikan orang lain. la belajar mengatakan "tidak" tanpa rasa bersalah, menetapkan batasan, dan memprioritaskan kesehatan mentalnya. Proses ini tidaklah mudah. Ada rasa takut kehilangan, rasa bersalah, dan kecanggungan di awal. Namun, dengan setiap langkah kecil, Sera menemukan secercah cahaya. la mulai melakukan hal-hal yang dulu ia tunda demi orang lain: membaca buku yang ingin ia baca, menjelajahi tempat baru sendirian, dan menulis jurnal untuk mencurahkan isi hatinya. Dalam kesendirian yang ia peluk, ia menemukan sebuah keheningan yang menyembuhkan, sebuah kedamaian yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. la menyadari bahwa "kita hanya membutuhkan keheningan untuk mempertahankan jiwa yang waras, di tengah dunia yang sangat keras."
You may also like
Slide 1 of 10
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
KUMPULAN PUISI cover
pengendali hati cover
Rintik jadi Luka cover
Semua Yang Sirna cover
JANTRA JALA JIWA cover
Coretan Sera (HIATUS)  cover
Ruang Kosong di Antara Jingga cover
Cinta Yang Mati Dimakan Harapan cover
My Junior My Love ✔️ cover

Puisi 'tuk kau, Yang merindu

155 parts Ongoing

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?