Serupa Asing, Sepenuh Saudara

Serupa Asing, Sepenuh Saudara

  • WpView
    LECTURAS 351
  • WpVote
    Votos 84
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 22, 2025
Dalam dunia yang mendadak sunyi setelah kehilangan kedua orang tua, Chavas Yogi Athaya-seorang siswa SMA kelas 3-memutuskan untuk menanggalkan impiannya demi menjaga satu-satunya keluarga yang tersisa: adiknya, Aksa Rayyan Athalla, siswa kelas 1 SMA. Yogi memilih jalan yang tak mudah: bekerja sebagai office boy di kantor milik sahabat lamanya, Jinan Pradikta Pratama, agar Aksa bisa tetap mengenyam pendidikan seperti harapan almarhum orang tua mereka. Di kantor itu, Yogi bertemu dua sosok yang awalnya bersikap dingin: Renaldi Rahardian dan Ardiansyah Putra, kakak-adik dengan luka masa lalu mereka sendiri. Ketegangan awal berganti pelan-pelan menjadi benih kepercayaan, lalu tumbuh menjadi persahabatan yang dalam. Dari relasi yang terbangun, mereka menemukan bahwa keluarga tak selalu harus sedarah-kadang, rumah itu adalah tempat di mana kamu diterima dengan segala kekuranganmu. "SERUPA ASING, SEPENUH SAUDARA" adalah kisah tentang pengorbanan, kesetiaan, dan rasa kehilangan yang perlahan disembuhkan oleh pertemuan dan hubungan baru. Ini bukan sekadar cerita tentang darah dan daging, tapi tentang bagaimana seseorang bisa menjadi 'rumah' bagi orang lain-meski mereka datang dari latar belakang yang jauh berbeda.
Todos los derechos reservados
#931
kakakadik
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tentang Kota Ini
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • pewaris yang terlupakan
  • Aseano Samudra [End]
  • Lost memories
  • Helding Hearts
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN - TAMAT
  • Cerita Laut | Senan & Safa [End]

Hari ini, Ayah membawa kami pergi dari Ibukota dan memilih kota Yogyakarta sebagai tempat singgah sementara; katanya. Tepatnya di Rumah Oma yang terdapat keluarga besar yang dari dulu tinggal di sana. Canggung, banyak berpikir buruk tentang mereka karena sikap yang diperlihatkan. Di Jakarta saja Aku dengan Ayah, Bunda dan ketiga Adikku saja tidak memiliki hubungan yang begitu dekat. Apalagi di sini? Semakin asing dan terasa diasingkan. Namun, sepertinya mata dan hatiku sedang tertutup rapat selama di kota ini. Aku menganggap Yogyakarta bukanlah tempatku. Aku tidak bisa ada di sana. Apa kalian juga berpikir seperti itu? Pasalnya, ada beberapa manusia yang kutemui di sini, salah satunya si manusia itu. Dan kembali ke hal utamanya, mata dan hatiku sedang tertutup kala itu. Semua akibat terlalu gelisah mengenai rumah besar Oma ini, tentang segala yang berada di dalamnya. [[Cerita ini sedikit mengulik tentang perasaan seorang remaja perempuan yang mendapat peran sebagai kakak pertama. Dunianya hanya penuh dengan dirinya sendiri; fotografi salah satu di dalamnya. Namun, selalu terbesit dalam hatinya untuk berbicara pada dunia. Ia ingin lebih dari ia yang sekarang, ia selalu merasa tak pernah menjadi seorang kakak, ia tak pernah merasa menjadi sesosok teman, ia hanya ingin seperti manusia lain yang terlihat biasa saja dengan manusia lainnya. Tentu ingin menjaga keluarganya, bukan dengan tetap bungkam. Ia ingin bersuara dengan berjuta makna katanya. Namun, apakah bisa? Rasanya tidak kalau ia masih membuka mata dan hatinya untuk dunia; terutama orang-orang yang ia temui di Yogyakarta.]] Update setiap JUMAT👀

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido