Coretan Masa Lalu

Coretan Masa Lalu

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Sudah tiga tahun berlalu sejak aku lulus SMA dan suatu sore aku membersihkan rak buku yang berantakan di kamar. Mataku tertumbuk pada sebuah diary lama usang dan berdebu, seolah menyimpan waktu yang tertinggal. Tanpa sadar, aku larut membaca halaman demi halaman. Isinya penuh coretan remaja seperti keluh-kesah tugas, tawa bersama sahabat, dan detik-detik jatuh cinta pertama. Ada rasa rindu yang mengendap, menyadarkan bahwa masa SMA adalah salah satu kenangan terbaik dalam hidupku. Namun yang mengejutkan terjadi keesokan harinya. Saat membuka mata, aku bukan lagi aku yang sekarang. Aku mengenakan seragam putih abu-abu lalu berdiri di halaman sekolah dan dikelilingi wajah-wajah yang terasa akrab sekaligus asing. "Di mana aku?" pikirku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang hilang Tak pernah sama
  • Penantian
  • Dari Masya, untuk yang entah sedang dan ada di mana.
  • Cerita Seorang Pelajar
  • My Darrel
  • FALLING IN LOVE
  • Part Of Class
  • Im not alone
  • semesta membatu
  • PESAN UNTUK RAYAN

Geby, siswi SMA yang tinggal sendiri di apartemen karena orang tuanya jauh, menjalani hari-harinya sebagai ketua OSIS dengan penuh tanggung jawab. Di balik sikapnya yang lembut dan feminim, ada ketegasan yang membuatnya terpilih jadi pemimpin. Sementara itu, Raka-siswa baru yang awalnya tertutup karena bayang-bayang masa lalu-perlahan menemukan ketenangan dalam sosok Geby. Namun, kesibukan dan jarak yang mulai terasa membuat Raka kembali tenggelam dalam dunia anonim. Di situlah ia bertemu dengan seseorang yang tak disangka mampu membuatnya tertawa lagi-tokoh baru yang tak tahu kalau Raka sudah dimiliki. Mereka dekat, saling cerita, dan perlahan terikat. Di balik semua itu, ada luka yang tak tampak. Ia datang membawa harapan akan rasa nyaman, perhatian, dan kasih sayang-yang terasa asing, namun begitu ia rindukan. Tapi kebenaran akhirnya terbongkar. Cinta segitiga yang rumit mulai mengikis semuanya-kepercayaan, harapan, bahkan kehidupan. "Aku pergi tanpa pamit, tapi cintaku tetap tinggal di hatimu. Selama kamu bahagia, itu cukup. Karena itu... aku rela pergi." Dan ketika semuanya hilang, tak ada yang benar-benar kembali... seperti sedia kala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines