Friends To Lovers [End]

Friends To Lovers [End]

  • WpView
    Reads 840
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 1, 2025
WpInfo
Fanfic
TREASURE
Gita dan Jaden sudah bersahabat sejak masa putih abu-abu. Mereka tahu semua rahasia, kebiasaan, bahkan trauma masing-masing. Gita tahu Jaden gak bisa makan makanan manis, Jaden tahu Gita bakal diem seharian kalau lagi sedih. Tapi, semua berubah ketika perasaan perlahan tumbuh di antara candaan dan kebiasaan yang selama ini mereka anggap "cuma teman". Mulai dari saling tatap yang makin lama, kecemburuan kecil yang ditahan, sampai momen diam yang terasa ribut di dada. Saat salah satu mulai jatuh, yang lain ragu untuk mengakui. Cerita ini bukan cuma soal jatuh cinta, tapi juga tentang ketakutan kehilangan satu-satunya orang yang selama ini jadi rumah. Karena kadang... yang paling bikin takut bukan cinta itu sendiri, tapi kehilangan sahabat yang jadi segalanya. Genre: Romance, Drama, Slice of Life Tema: Sahabat jadi cinta, emotional slow-burn, coming of age.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ARZELEON ( END )
  • The Story Of Janeta
  • Ketos Galak
  • DIA ANGKASA
  • Annela
  • Sabila untuk Asher
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • ALTEZZA [New Version]
  • RICARDO : DANGEROUS HUSBAND

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines