Story cover for Survival: Labirin Api by Zessefa08
Survival: Labirin Api
  • WpView
    LECTURAS 45
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 14
  • WpView
    LECTURAS 45
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 14
Continúa, Has publicado jun 08, 2025
Pasca perang dunia ke-empat, manusia hidup di dalam kubah-kubah raksasa yang dibangun untuk melindungi dari dunia luar yang dianggap sudah tak bisa dihuni lagi. Setiap kubah dikontrol oleh sistem kecerdasan buatan bernama The Core yang menentukan siapa hidup, siapa mati, dan bagaimana kehidupan dijalani.

Tapi... untuk mengontrol populasi dan memastikan hanya yang "pantas" yang boleh hidup nyaman, The Core mengadakan sebuah uji kelangsungan hidup, yaitu Labirin Api.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Survival: Labirin Api a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#205teknologi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Bumi Kelabu cover
Aji Sang Penakluk Dimensi cover
Chrono Shutdown  cover
The Huntress : The Keystone [Completed] cover
Summoning Broken Garuda cover
12 Scientists (Indonesian Ver.) cover
Adam & Hawa cover
The Last Dome cover
[S2] Synthetic Soul: The Last Origin cover

Bumi Kelabu

7 partes Continúa

Hampir seabad berlalu sejak perang nuklir mengakhiri peradaban. Dunia kini bukan lagi tempat bagi kehidupan, melainkan reruntuhan yang kelam dan membusuk. Langit tak lagi biru-hanya abu-abu yang pekat, menelan mentari dalam tirai kabut nuklir yang enggan sirna. Tidak ada warna yang tersisa, hanya bayangan. Kadang, jeritan datang dari kejauhan-ratapan memilukan dari mereka yang telah kehilangan jiwanya. Tangisan bercampur amarah liar, bergaung di antara puing-puing yang membisu. Lita menelusuri jejak kakaknya di dunia yang telah menelan harapan, menempuh perjalanan panjang yang penuh liku dan bahaya. Ia menyusuri kota-kota mati, hutan beku, dan jalanan sunyi yang menggema dengan langkah mereka yang masih hidup dan raungan mereka yang seharusnya sudah tiada. Di setiap persimpangan, ia menemukan dua jenis manusia-mereka yang masih menggenggam kebaikan dan mereka yang telah kehilangan kemanusiaannya. Beberapa menjadi sekutu, memberi harapan di tengah keputusasaan, sementara yang lain melihatnya sebagai mangsa. Setiap hari adalah pertarungan, bukan hanya melawan dingin, kelaparan, dan rasa takut yang terus membayanginya, tetapi juga menghadapi kengerian yang mengintai dalam gelap. Pencarian ini bukan hanya tentang menemukan kakaknya, tetapi juga tentang bertahan hidup dalam dunia yang tak memberi ampun.