FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]

FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]

  • WpView
    Reads 3,264
  • WpVote
    Votes 500
  • WpPart
    Parts 68
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 6, 2025
Yeosang tak pernah suka keramaian. Tapi sejak tubuhnya mulai hancur perlahan dari dalam, ia belajar mencintai sepi... karena hanya di sanalah ia bisa pura-pura baik-baik saja. Jongho, murid baru yang tak pernah dimintanya hadir, justru perlahan merobek celah-celah dinding itu. Younghoon, sang kakak yang terlalu cerewet dan terlalu cinta, mulai melihat retakan di balik senyum. Dan Woosan, dua sahabat yang selalu mengira mereka tahu segalanya-tanpa sadar sedang menjaga seseorang yang hampir menyerah. Dalam cerita ini, tak ada ledakan. Yang ada hanya pelan-pelan: tubuh yang melemah, rahasia yang menumpuk, dan cinta yang datang... ketika semuanya sudah terlambat. Dan di akhir, siapa yang masih bertahan untuk tetap tinggal? --- πŸ₯€ Yeosang "Aku gak takut mati... Aku cuma takut... akhirnya mereka tahu, dan bilang aku egois karena nyembunyiin semuanya." --- 🧸 Jongho "Kak... kalau kakak capek, kenapa kakak gak pernah bilang? Kenapa kakak harus nunggu sampai aku lihat kakak hancur sendiri?" --- 🧩 Younghoon "Gue marah bukan karena lo sakit. Gue marah karena lo pikir lo sendirian." --- πŸŒͺ️ Woosan San: "Gue gak butuh alasan, Sang. Tapi lo nyuruh gue diem waktu lo hampir jatuh, itu kejam." Wooyoung: "Kita bukan cuma buat ketawa lo doang, goblok... kita juga ada buat nangis lo." ---
All Rights Reserved
#348
minyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sergio | Haechan
  • Mianhae My Brother
  • SHORT STORY || EXO
  • One More Chance [HoonSoon]
  • crazy, you guys are crazy
  • [β˜‘οΈ] HURT INCIDENT
  • Still with you 2  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • my tea [taekook/vkook] <𝐫𝐞𝐯𝐒𝐬𝐒>
  • MORALLESS

"Jen lariii" Gio menarik tangan Jeno mereka berlari tanpa arah bahkan Gio meninggalkan Motor sport nya di pinggir jalan. Mereka memasuki pemukiman warga dan terus berlari sesekali Gio menatap kebelakang memastikan orang-orang itu masih mengejar atau tidak. "Kejar mereka jangan sampe lolos" "Jen lo lari ke kerumunan warga yang di sana terus minta tolong gue bakal ngalihin mereka" ujar Gio mengatur napasnya "Lo gila tar lo kenapa-napa kita bareng aja" Jeno tak menyetujui saran dari Gio "Udah buruan, ohiya kalo gue kenapa-napa bilangin kalo gue yang ganteng ini sayang banget sama nyokap bokap gue terus bilangin juga gue sayang banget sama bang Anta. Lo pergi buruan" usir Gio, dan Jeno berlari secepat mungkin untuk meminta bantuan. "Sialan si Gio lagi genting begini masih aja becanda" gumam Jeno Pernah Peringkat #1 in mengikhlaskan #2 in pembohong # 12 in kenangan #33 in leehaechan

More details
WpActionLinkContent Guidelines