Puing luka

Puing luka

  • WpView
    Reads 16,376
  • WpVote
    Votes 960
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Kota
  • Benalu [Terbit]
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Waktu?

Sudut Kota Di tengah gemerlap kota yang tak pernah tidur, tersembunyi sebuah dunia yang tak pernah disorot cahaya. Aluna, seorang gadis remaja berusia tujuh belas tahun, hidup di gubuk kecil bersama kedua orang tuanya disudut kota yang penuh luka. Setiap hari adalah perjuangan untuk makan, untuk bertahan, untuk tetap percaya bahwa hidup bukan sekadar tentang menunggu akhir. Dibalik seragam sekolah yang penuh tambalan dan tatapan sinis dari teman-teman, Aluna menyimpan satu hal yang membuatnya terus hidup. Harapan. Ia menulis puisi, cerita, dari hari yang terluka, bermimpi suatu hari tulisannya akan didengar dunia. Ketika kesempatan datang melalui sebuah lomba menulis, Aluna melihat secercah cahaya. Tapi, jalan menuju impian tak pernah mudah. Ia harus menghadapi rintangan, keraguan, dan kenyataan pahit tentang dunia yang seringkali tak adil. "Sudut Kota" adalah kisah tentang keberanian bermimpi, tentang cinta dalam kesederhanaan, dan tentang seseorang gadis yang berjuang menciptakan akhir yang berbeda dari kehidupannya yang kelam. Sebuah novel menyentuh hati yang akan membuatmu melihat sudut-sudut kota dengan cara yang baru.

More details
WpActionLinkContent Guidelines