Black Memories

Black Memories

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 11, 2025
Bagi Rachel, Theo adalah rumah-tempat ternyamannya untuk pulang. Tempat segala keraguan luruh oleh hangatnya pelukan. Dulu. Sebelum rahasia datang mengetuk dalam wujud seorang wanita yang mengaku sebagai simpanan suaminya. Theo berjuang mempertahankan cinta mereka. Namun, di mata Rachel, setiap upaya itu kini dibayangi kecurigaan. Rachel bertekad menemukan kebenaran, meski itu berarti kehilangan semuanya. Akankah jawaban yang ia temukan mampu memulihkan rumah yang retak, atau justru meruntuhkannya menjadi puing-puing yang tak terselamatkan? 🖤🖤 Novel ini dibuat untuk mengikuti event Jamuan bersama Penerbit LovRinz.
All Rights Reserved
#23
lovrinz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Lost Queen
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • The Puzzle Of Life
  • CHRONICWHRAT: MISTERI MENGAPA IA KEMBALI LAGI
  • BETWEEN US, SILENCE [END]
  • KETIKA KAU MENDUA
  • LOVE for TIME
  • Chasing Memories

Seorang gadis bernama Isabella telah hidup selama 15 tahun di dalam sebuah penjara bawah tanah yang gelap. Ia kehilangan semua memori masa lalunya, ia hidup seorang diri tanpa keluarga maupun teman, dan ia selalu disiksa oleh orang-orang di sekitarnya. Semua hal itu membuat hidupnya sangat menderita, hingga suatu malam di ulang tahunnya yang ke-15, ia bertemu dengan seorang demon yang membebaskannya dari sana. Malam itulah yang menjadi permulaan dari segala perubahan yang akan terjadi pada hidup Ella. "Jangan pergi lagi...." -Razark. "Aku akan membunuhmu jika kamu pergi tanpa seizinku lagi" -Marcel. "Ella, kamu harus berhenti membuatku mencarimu karena kemana pun kamu pergi aku akan pasti akan tetap menemukanmu" -Nathan. "Ella, aku merindukanmu" -Alvian. "Akhirnya kita bertemu lagi, aku akan selalu disisimu mulai sekarang" -Edward. "Jangan menyentuh milikku" -Reihan. "Dia milikku karena dia telah membuat perjanjian denganku" -Zen.

More details
WpActionLinkContent Guidelines