Bukan Pilihan, Tapi Takdir

Bukan Pilihan, Tapi Takdir

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 8, 2025
Siti Fatmah, gadis cantik berusia 22 tahun, adalah mahasiswi semester akhir yang tengah disibukkan dengan skripsinya. Namun, kehidupannya berubah saat mendengar kabar mengejutkan tentang meninggalnya Shinta, tante yang seumuran dengannya. Shinta memilih menikah dan tidak melanjutkan pendidikan, dan baru saja melahirkan anak kedua saat ia meninggal. Fatma yang sangat menyukai anak-anak merasa tergerak untuk membantu Ustadz Zakir, suami Shinta, merawat si kecil. Namun, keluarga besar Fatma malah mengusulkan sesuatu yang tak terduga-agar Fatma menikah dengan Ustadz Zakir, bukan hanya untuk merawat anak, tapi untuk membangun keluarga baru. Apakah Fatma akan setuju menikah demi anak tersebut, ataukah ia memiliki pilihan lain yang lebihsulit?
All Rights Reserved
#811
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUDA KHILAF (End)
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • AILA & RAMA [TERBIT] ✓
  • Unchangeable love [ON GOING]
  • Ashilla [TERBIT] ✓
  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Basmalah || Tahap Revisi
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • ELFATHAN

Malik Indra Wahyuda adalah seorang duda beranak satu yang sudah pernah menikah lima kali. Dia dinyatakan impoten oleh Dokter akibat terlalu stress pasca ditinggal mati oleh istri pertamanya. Pernikahan kedua Malik kandas setelah Nadia sang istri kedua menggugat cerai karena Malik tak dapat menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami. Dan hal itu berlanjut hingga Malik menikahi Dara, istri kelimanya. Dua bulan yang lalu, Malik baru saja resmi bercerai dengan Dara. Lelaki itu seolah putus asa dengan hidupnya. Hingga suatu ketika, pertemuannya dengan seorang gadis muda bernama Isna, mampu mengembalikan hasratnya yang telah lama hilang. Malam itu Malik yang khilaf tak mampu menahan diri hingga malam yang dilaluinya bersama Isna terasa sangat panjang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines