Story cover for Non Facile  by pecintaseblaknih
Non Facile
  • WpView
    Membaca 2,897
  • WpVote
    Vote 280
  • WpPart
    Bab 13
  • WpView
    Membaca 2,897
  • WpVote
    Vote 280
  • WpPart
    Bab 13
Bersambung, Awal publikasi Jun 08, 2025
[ HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA]


Apa yang kalian pikirkan tentang egoisme manusia? Tidak ingin kalah, ingin merasa menang sendiri, harus mendapakan apa yang diinginkannya, atau bagaimana? 

Manusia terkadang lupa jika keegoisannya bisa saja merugikan semua orang, bahkan tanpa dia sadari sekalipun. Lalu, teori tentang menyatukan beberapa kepala menjadi satu juga bukan hal yang mudah. 

Dalam ruangan yang hanya sepetak kecil itu mereka berkumpul, berpikir dan berdiskusi mengumpulkan bukti bukti. Bukan untuk keegoisan tapi untuk kebebasan yang perlahan terenggut. 
													
"Bunganya berwarna ungu, daunnya berbentuk seperti daun mint." Tutur seseorang sambil memperhatikan kertas bergambar di atas meja. 

"Kayak.. Bunga Lavender? 
													
" -sebagian bahan aktif yang ada di tanaman itu mempengaruhi otak dengan cara yang gak jelas"
												
"Jangan terlalu cepet nyimpulin! Percuma aja kalau salah, sia-sia! Ngabisin tenaga, mending kita cari lagi bukti yang lebih akurat." 

"Gais, arah jam 6" 

Ingat kata kunci yang kami peringatkan sejak awal. "Tidak ada yang mudah", semua melalui prosesnya. Entah itu sakit, senang, bahagia atau pun kekecewaan
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Non Facile ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#834kekuasaan
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
A Place I Can't Be Anymore cover
Abadi Dalam Detakan  cover
Hello, Mr. Mafia! cover
Caramel In Love cover
Listen To My, Feeling cover
Love in Our Crazy Family cover
Ketos Galak cover
THE D'AMORE GAME  cover
Hello Sydney - [On Hold] cover
RADEN cover

A Place I Can't Be Anymore

12 bab Lengkap

SIDE STORY OF A DYING BUTTERFLY • Baik dibaca sebelum A Lying Ex-ecutive. • "Beberapa tempat terasa seperti seseorang, dan kamu adalah keduanya." Ini adalah cerita tentang kenangan yang terus hidup, tapi tidak bisa disentuh lagi. Tentang dua tahun yang seharusnya cukup untuk menjadi rumah, tapi malah menjelma menjadi peta luka yang tidak akan bisa dikunjungi lagi.