Me, My Friends, and Another World

Me, My Friends, and Another World

  • WpView
    Reads 549
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Magical Kingdoms
Isekai and Reincarnation
Fairy Tales and Mythology
-NO PLAGIAT- Sebenarnya aku kurang tahu buat deskripsi, jadi kalian baca aja deh. Aku menerima kritik dan saran ya, jadi kalau tulisan aku kurang bagus menurut kalian, kalian bisa langsung kritik dan ngasih saran buat aku. Kayanya itu aja yang mau aku sampaikan, jangan lupa dibaca ya! Masukin ke perpus kalian! Jangan lupa vote, setiap vote yang kalian berikan akan berdampak besar pada mood author nya, jadi kalian jangan lupa vote ya!! Ok! Sampai jumpa di cerita baru aku!! Babay 👋🏻
All Rights Reserved
#37
grandduke
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • The Forgotten Me
  • ENTERING THE BODY OF A DUCHESS
  • Ghea
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • The  Replacement Lady (End)
  • Please Love Me
  • Run Away With My Child [TERBIT - Reinkarnation Stories]
  • Villainess Want to Die [END]
  • Wasted Princess [On Going]

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines