Mahabbah Fillah

Mahabbah Fillah

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 8, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Ini bukan karena aku menolak orang baru Mas Aiman..., tapi aku takut semuanya terulang kembali," ucap Nafisah, lirih. "Hatimu memang pernah hancur oleh masa lalu, tapi..." "Nafisah Salma Azzahra," potong Aiman lantang. "Izinkan saya menikahimu dan mencintaimu karena Allah SWT." Hati Nafisah berdetak tak menentu. Antara luka yang belum sembuh dan ucapan Aiman yang menggema di tengah kerumunan mahasiswa, ia terdiam. "Ta-tapi... Mas..." Di balik keberanian Aiman menyatakan cintanya, masih ada ketakutan dalam diri Nafisah-takut akan luka yang sama, takut untuk kembali percaya. Bagaimana akhir kisah cinta Nafisah? Akankah ia membuka hatinya dan menerima khitbah Sulaiman, atau justru memilih tetap tinggal dalam bayang-bayang masa lalu? selamat membaca :D
All Rights Reserved
#495
islamic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • Jodoh Dari Masa Lalu✔
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines