"The Boy Who Loved Bianca"

"The Boy Who Loved Bianca"

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 10, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Untuk Seorang yang Pergi Tanpa Pamit Aku selalu percaya bahwa waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi rasanya, tidak berlaku untuk kehilangan Dipta. Hai, Namaku Fikri Rajendra Zayd Dan ini bukan ceritaku. Ini tentang seseorang yang pernah hidup tapi memilih menyembunyikan dirinya dari dunia. Seseorang yang tertawa seperlunya, bicara seperlunya, dan mencintai... dengan cara yang tak biasa. Satrio Mahendra Pradipta. Atau seperti yang kami biasa memanggilnya: "Dipta". * Ini adalah kisah tentang cinta yang tumbuh dalam kepalsuan, sakit yang ditinggalkan, dan perjuangan untuk memaafkan diri sendiri. Kisah ini aku ambil dari buku harian Dipta yg diberikan olehku dari sepupu nya yg bernama Rania. Setiap hari aku selalu membaca buku harian Dipta dan banyak sekali puzzle yg Dipta berikan disetiap lembaran buku nya sampai akhirnya Dipta pergi untuk selamanya karna dia sudah sangat lelah untuk bertahan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gupta
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • ANATHAN  || END
  • ZAUJI GUS DYLAN | END
  • Di Bawah Langit yang Sama, Tanpa Jejakmu
  • False Hopes
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
Gupta

Jika manusia bisa mengatur kematiannya Dipta akan dengan senang hati mengatur kematiannya dari lima tahun lalu, dimana semua mimpi buruk itu bermula menghantuinya, dimana kata Bahagia begitu sulit untuk di raihnya. Awalnya Dipta pikir hidupnya yang paling menderita, hingga ia bertemu dengan tiga orang yang menjadi alasan ia bertahan di semesta yang seakan memusuhinya, tiga orang yang mampu membuatnya percaya bahwa di bumi ini masih ada yang menyayanginya, sebuah hubungan tak kasat mata terjalin diantara ke-empatnya. Dipta suka senyum Arunika, Dipta suka sifat ceria Anyelir, dan Dipta suka kekonyolan Birendra. Hingga suatu hari rahasia terbesar terbongkar, Dipta tahu bahwa ketiga temannya tak lebih baik darinya, mereka semua terluka, mereka semua tak pernah baik baik saja. Sebuah kisah biasa namun begitu rumit, begitu pelik untuk di pahami, untuk kamu yang merasa semesta tak pernah berpihak padamu, mungkin cerita ini adalah sebuah jawabannya. Selamat membaca💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines