JEBAKAN CEO NAKAL (21+)

JEBAKAN CEO NAKAL (21+)

  • WpView
    Reads 473,187
  • WpVote
    Votes 4,602
  • WpPart
    Parts 100
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 8, 2025
[21+] Ada adegan dewasa yang eksplisit! Dia terbiasa memegang kendali-di ruang rapat, di ranjang, bahkan di hati wanita-wanita yang cuma mampir sementara. CEO muda berusia 27 tahun ini bukan hanya tampan dan tajir, tapi juga tahu persis bagaimana membuat wanita kehilangan akal sehat... dan pakaian. Lalu datanglah asisten pribadinya. Gadis polos dengan mata bening, rok selutut, dan nada bicara sopan yang justru menggoda naluri liarnya. Ia tak pernah menyentuh karyawan-sebelumnya. Tapi gadis ini? Dia terlalu lugu untuk dunia yang penuh jebakan seperti ini. Terlalu mudah diprovokasi. Terlalu manis saat menunduk. Dan terlalu cepat basah hanya karena satu bisikan di telinga: "Lembur di tempatku malam ini." Semula hanya permainan dominasi dan hasrat. Namun yang tak mereka sadari-ada batas tipis antara nafsu dan rasa. Dan begitu keduanya terjerat, tak ada yang bisa keluar tanpa luka... atau tanpa klimaks yang berulang-ulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OOSHANKA
  • Ceo BadBoy: Love or Lust?
  • That's My Old Man
  • CEO'S SECRET (COMPLETED )
  • The Journey of Miss What (completed)
  • 𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐂𝐄𝐎 ||
  • CEO SANG ARUTALA
  • Secretary Wife IDEAL ✔
OOSHANKA

[END] "Oh jadi saya ke pilih magang di perusahaan kamu karena kamu ada maksud lain terhadap saya?" tanya Jia saat dirinya tak sengaja mendengar Sean tengah berbincang dengan Adrian. Adrian, sahabat Sean itu pun keluar perlahan dari dalam ruangan Sean. Sedangkan Jia berjalan mendekat ke arah Sean yang tengah mendudukkan bokong nya di atas meja. Dengan kaki panjang nya Sean berjalan menghampiri Jia tanpa di duga Sean menaruh kedua tangan nya pada pinggang nya membuat Jia berusaha melepaskan pelukan erat tersebut. "Kenapa kamu jadi berbicara dengan bahasa yang baku seperti itu Jia?" tanya Sean dengan mendekatkan bibir nya pada telinga Jia. Perempuan itu menegang saat hembusan nafas Sean mengenai leher serta telinga nya. "Jangan main-main sama saya, saya bisa laporkan kamu ke polisi!" "Silahkan, tapi saya mau melakukan hal lain terlebih dahulu terhadap kamu agar tidak rugi walaupun saya di bawa oleh kepolisian," • - Dewasa - Adegan kekerasan - Kata-kata kasar dan vulgar Start 08/05/2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines