RED NUMBER 13

RED NUMBER 13

  • WpView
    LECTURAS 52
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 10, 2025
Dua belas siswa terpilih mengikuti program Beasiswa Berbasis Prestasi (BBP) yang katanya.... akan mengubah masa depan mereka, tapi tak ada yang tahu kalau beasiswa ini hanyalah pintu menuju permainan mematikan yang tak bisa mereka hindari. Terkurung di sebuah gedung tua yang berada di tengah hutan, mereka dipaksa memecahkan teka-teki dalam waktu terbatas. Gagal? Mereka menghilang, selamanya. Berhasil? mereka maju ke ronde berikutnya dan perlahan mulai menyadari 1 hal: di antara mereka ada penyusup, orang ketiga belas yaitu seseorang yang bukan peserta. Permainan tak sekedar adu cerdas, tapi juga adu kepercayaan. Waktu yang terus berdetak, paranoi yang terus menyebar, dan setiap pilihan bisa menjadi akhir bagi siapa saja. satu pertanyaan terus menghantui: siapa yang seharusnya tidak ada disini? siapa yang menyusun semua ini? dan siapa yang akan bertahan hidup sampai akhir?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DEATH CODE
  • Detektif Kampus - Kasus Pembuka
  • Lost In The Fog
  • Survivor's Code
  • Where We Are: A Game of Fate

--- Di sebuah sekolah menengah elite, teror perlahan merayap lewat kematian demi kematian. Dimulai dari seorang siswa yang tewas saat upacara bendera, disusul korban-korban lainnya, masing-masing meninggalkan simbol dan pesan misterius. Tujuh anak laki-laki yang sebelumnya tidak terlalu dekat terikat oleh satu tujuan: mencari kebenaran di balik rangkaian pembunuhan mengerikan itu. Mereka dibayangi oleh ancaman, sandi tersembunyi, boneka burung gagak tanpa kepala, dan petunjuk yang menyeret mereka semakin dalam ke dalam permainan mematikan ini. Saat seorang siswi yang dikenal sangat ramah ditemukan tergantung dan dikira bunuh diri, sahabatnya, Meyra, menolak percaya. Ia bergabung dengan kelompok penyelidik remaja tersebut, menjadikan mereka delapan orang yang perlahan-lahan mengungkap rahasia kelam yang terpendam di balik tembok sekolah. Namun semakin mereka menyelidiki, semakin besar risiko yang mengintai. Satu per satu, rahasia masa lalu terbongkar. Teka-teki demi teka-teki muncul, dan pelaku tampaknya selalu selangkah lebih depan. Dalam permainan ini, bukan hanya nyawa yang dipertaruhkan, tapi juga kepercayaan, kesetiaan, dan kenyataan. ---

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido