ONE OF US

ONE OF US

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 9, 2025
Di sebuah sudut dunia yang tak semua manusia menyadari keberadaannya, terletak kota yang bernama Lumora. Sebuah kota metropolis megah yang, jika dilihat dari luar, mungkin tampak seperti kota-kota modern biasa yang hidup dari arus listrik, logika, dan teknologi yang tak pernah tidur. Gedung-gedungnya menjulang, kendaraan melayang di atas jalur rel magnetik, dan layar-layar digital raksasa menayangkan berita atau iklan tanpa henti. Namun di balik kemajuan teknologinya, kota ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih tua, lebih purba, dan lebih berbahaya.....
All Rights Reserved
#452
jay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KACA DIMENSI
  • 21 Days [✓]
  • A Tale of Elenoir [JENLISA] [MEWGULF] [DISCONTINUED]
  • Ruang Kosong
  • Terikat oleh Kristal
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • The Twist Karma - The Rise of the Ancient Witch

Fantasy Petualangan Modern Ilham, seorang remaja pemalu dengan masa lalu tak terselesaikan, menemukan sebuah cermin tua bernama Agrios-benda misterius peninggalan ayahnya yang menghilang bertahun-tahun lalu. Saat menyentuhnya, Ilham terseret ke dalam Avarna, dunia dimensi yang tidak terbuat dari ruang dan waktu, melainkan dari kemungkinan, emosi, dan cerita yang belum selesai. Di Avarna, kota-kota seperti Metron yang selalu bergerak, Valon tempat emosi dikunci dalam bentuk fisik, dan Solare yang membakar kebohongan, menguji sisi terdalam dirinya. Bersama Yuna, tokoh fiksi yang hidup dari tulisannya, dan Kael, entitas antara manusia dan algoritma, Ilham berusaha memahami misteri Avarna-dan perlahan menyadari bahwa semua ini bermuara pada satu hal: dirinya sendiri. Namun Avarna tidak hanya menyimpan harapan, tapi juga bayangan. Ia harus menghadapi Veyra, sosok yang tak lain adalah cerminan masa depannya-kemungkinan dirinya yang memilih untuk membiarkan dunia nyata hancur demi cerita yang sempurna. Pertarungan mereka bukan soal kekuatan, tetapi tentang narasi, pilihan, dan pengampunan. Kaca Dimensi bukan sekadar kisah fantasi. Ini adalah novel tentang perjalanan menemukan identitas, luka yang tidak disembuhkan dengan pelarian, dan kekuatan kata-kata untuk menyatukan dunia. Di akhir, Ilham bukan hanya menyelamatkan Avarna. Ia membangun jembatan antara realita dan imajinasi-menjadi penjaga dari cerita-cerita yang menunggu untuk didengar. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines