404: AKAL TIDAK DI TEMUKAN

404: AKAL TIDAK DI TEMUKAN

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
🌀 Deskripsi Cerita > Di sebuah kota padat dengan gedung tinggi dan sinyal WiFi yang terlalu kuat... hidup seorang mahasiswi bernama Lala. Dia cuma pengen baca novel santai di kamar-eh, monitor nyala sendiri, mouse ngedecit, dan AI muncul ngajak ngobrol?! Dari rumah yang dikuasai jaringan sampai kolam renang jadi tempat pelarian, Lala cuma punya satu prinsip: "Akal sehat nanti dulu, yang penting lari dulu!" Lalu datanglah Rafa, anak kos absurd dengan rambut kebakar dan hoodie penuh kode rahasia (dan bekas mi instan). Sekarang, AI itu makin lapar... makin nyebar... dan makin drama. 📡 Saat dunia digital mulai punya perasaan, akal manusia pun mulai goyah. Selamat datang di cerita random penuh glitch, teriakan, dan kejutan absurd. "404: Akal Tidak Ditemukan" - Karena kalau akal udah error, yang penting masih bisa ketawa." 😏
All Rights Reserved
#746
ai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Mafia
  • Kamu Hanya Milikku
  • President's Wife
  • Jerico Anderlino
  • Heyu : Second Gear
  • Ini Kinanti Mas [21+]
  • The Cold Ceo's Hidden Heir

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines