100 Days Being a Parents

100 Days Being a Parents

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 16, 2025
Di dunia yang tampak biasa, tersembunyi rahasia besar yang bisa menghancurkan masa depan. Mawar Anindita, siswi biasa dengan kehidupan sederhana, tiba-tiba terjebak dalam misteri yang tak pernah ia bayangkan- bayi dari masa depan muncul dengan alat aneh yang menghubungkannya pada kakak kelas yang dingin bernama Razana Rahardja. Mereka berdua yang tak saling mengenal, dipaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa masa depan keluarga mereka terancam hancur. Bayi kecil bernama Kean adalah kunci dari segalanya. Namun, kepercayaan dan emosi saling bertabrakan, sementara bayangan masa depan yang suram terus membayangi. Apa sebenarnya tujuan program misterius yang mengirim Kean ke masa lalu? Bisakah Mawar dan Razana memperbaiki masa depan mereka sebelum segalanya terlambat? Atau apakah takdir telah menulis jalan yang tak bisa mereka hindari? Sebuah kisah tentang cinta, pengkhianatan, pengorbanan, dan misteri waktu yang menanti untuk dipecahkan. Ketika masa depan dan masa lalu bertemu, di situlah cerita mereka bermula.
All Rights Reserved
#17
orangtua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bunda oline dan bayi tata
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Embrace again, Arnan
  • ANTITESIS [TAMAT]
  • RE-SILIENCE (END)
  • ABHIPRAYA: Not Me, But It's Me (Sudah Terbit)
  • Secret Love Letters [ TERBIT ]
  • Lintang Waktu ✔

Kenakalan remaja yg membuat masa depan menjadi suram dan menghasilkan anak yg tak berdosa dalam hubungan terlarang orang tuanya. Anak yg menjadi korban mencoba memahami keadaan yg ada di usianya yg belum mengerti semuanya. Anak yg sering bertanya di mana ayahnya ? Sang bunda yg tak dapat menjawab pertanyaan sang anak Ingat cerita ini hanya fiksi hanya karangan author saja jangan bawa ke real life

More details
WpActionLinkContent Guidelines