HUSEIN AND AISYAH

HUSEIN AND AISYAH

  • WpView
    Leituras 37
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 18, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
⚠FOLLOW SEBELUM MEMBACA‼⚠ - - - gadis berhijab yang mempunyai toko roti di jodohkan dengan seorang laki-laki anak kyai. Laki-laki paham agama, berambut hitam legam, ber-iris hitam legam. Laki-laki itu bernama Saddam Husein Alhaydrus berumur 25 tahun, sosok yang sangat kuat imannya harus di jodohkan dengan Aisyah Humairah Ghufran yang berumur 22 tahun. Laki-laki yang mempunyai mata elang dengan iris hitam legam. Gadis yang memiliki paras indah berwajah damai, sikap yang sopan dan selalu ceria menjadi identik nya. Tetapi senyuman dan canda tawa itu seakan lenyap perlahan karena pernikahannya dengan Gus Husein. apa yang terjadi selanjutnya? Bisakah mereka bertahan di kehidupan berkeluarga? Atau malah tidak bertahan?, ayo baca kisah mereka lebih lanjut. - - - ⚠BIJAK MEMILIH BACAAN!!!! hasil karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • Kisah Cinta Gus Zain Dan Ayla
  • Untukmu Imamku
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]
  • Aku (Bukan) Aisyah [END✔️]
  • Perfect My Husband (end)
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • GUS IKHWAN (TERBIT)

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo