lOVE IN EVERY SEASON

lOVE IN EVERY SEASON

  • WpView
    LECTURAS 111
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 15, 2025
"Cinta itu apa, Biyan?" Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi Ahmad Abiyan Abdul Wakeel tak lagi bisa menjawabnya sesederhana dulu. Di usia anak anak, cinta baginya hanyalah kisah pangeran dan putri-berakhir bahagia, tanpa luka. Saat dewasa, cinta berubah menjadi cerita panas dari mulut ke mulut, dibumbui rasa penasaran dan desakan hasrat anak muda yang baru mengenal tubuh dan ego. Kini, di usia 21, Abiyan mulai melihat cinta sebagai ruang paling sunyi yang pernah ia masuki. Bukan lagi soal siapa yang membuat jantung berdebar-melainkan siapa yang berani tinggal, meski luka-luka dari masa lalu masih menganga. "Jika keduanya tidak saling mengusahakan, jodoh itu seperti undian yang tidak pernah bisa kita tebak sedikit pun." hanya angin lalu seperti pergantian musim ke musim lainya. Abiyan menuliskan kisah ini sebagai upaya memahami perjalanan hatinya: antara mencintai dan dikhianati, antara bertahan dan melepaskan. Dan di tengah segala kebimbangan, hadir seorang wanita yang membuat segalanya terasa berbeda-lebih jujur, lebih dewasa, tapi juga lebih menakutkan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Emotion Love
  • May I Love You?
  • ABISATYA | END
  • RUANG KINANTI
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • When his name is
  • GEMINTANG HATIKU
  • awan tak sama lagi

"Apa yang kau lakukan Anye?" Tanya orang itu dengan angkuhnya. Anye. Gadis itu tidak bergeming di tempatnya. Pandangannya buram. Bukan ini yang ia pikirkan. Apa begini cara memperlakukannya setelah ia mengatakan mencintai laki-laki itu. Bukankah ini terlalu kejam. "Apa yang kau lakukan Anye?" Laki-laki itu mendekat. Menarik lengannya hingga Anye tersentak mendekat ke arahnya. "Apa kau berpikir jika semua kebaikanku berarti aku mencintaimu?" Lanjutnya kejam. "Aku..." Anye kehabisan kata-katanya. "Kau bilang.. bukan..." "Katakan yang jelas Anye. Aku tidak mendengarmu." Bisiknya tepat ditelinga gadis itu. Menahan suaranya agar tidak mengerang. Anye, gadis itu terdiam. Membiarkan nafas laki-laki itu menggelitiki telinga sampai ke lehernya. "Apa kau tidak pernah sekalipun menyukaiku?" Tanya Anye tertahan. Hardin tersenyum miring. "Pernah. Tentu aku menyukaimu Anye." Sesaat dada Anye terasa sedikit lega sebelum akhirnya laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. "Kau baik. Aku menyukaimu sebagai teman yang mau berbagi keintiman denganku. Seperti ini....... Next to the story→ #1 adult 27/1/22 #1 mature 27/1/22 #5 romance 6/2/22

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido