Mengurai Rindu

Mengurai Rindu

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 1, 2025
Bagaimana perasaanmu ketika tahu kamu tidak di buang? Bagaimana perasaanmu ketika tahu semua kemalangmu adalah ulah orang lain? Bagaimana perasaanmu ketika seorang pria paruh baya mengaku sebagai ayahmu? Bingung? Senang? Marah? Entahlah, Mauren tidak merasakan apapun saat semua itu dikatakan. Dia hanya bersyukur tidak lagi harus tinggal di panti asuhan itu. Tapi, selebihnya dia merasa biasa saja. Toh selama hidupnya, dia tidak mengenal orang tuanya. Jadi, tidak ada yang istimewa baginya. Ini tentang Mauren yang harus beradaptasi dengan keluarganya sendiri. Gadis yang hidupnya seperti kurang motivasi. Senangnya tidak bersorak. Sedihnya tidak berisak.
All Rights Reserved
#48
pantiasuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hidden Scars ✓
  • ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap]
  • baby kinza
  • FALLING IN LOVE
  • Don't you miss me?
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Cintaku Megalodon (SELESAI)

Banyak yang bilang, cinta pertama seorang anak perempuan adalah ayahnya. Namun, tidak semua anak perempuan di dunia ini mendapatkan cinta itu, baik secara fisik maupun emosional. Sehebat apa pun seseorang berusaha, jika ia tak pernah dianggap cukup, hatinya akan perlahan terkikis. Aura selalu berusaha menjadi anak yang membanggakan. Prestasi demi prestasi ia raih, berharap bisa mendapat pengakuan dari keluarganya. Namun, sekeras apa pun ia mencoba, tatapan sang ayah selalu penuh ketidakpuasan. Bagi ayahnya, Aura tidak pernah cukup. Apa yang sebenarnya membuat sang ayah begitu membencinya? Sampai kapan Aura harus berjuang sendirian untuk mendapatkan kasih sayang yang seharusnya menjadi haknya? πππππππππ "Cerita ini banyak mengandung bahasa kasar yang mungkin kurang nyaman bagi sebagian pembaca. Harap baca dengan bijak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines