Mustika Ratu (END)

Mustika Ratu (END)

  • WpView
    LECTURAS 709,684
  • WpVote
    Votos 49,013
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadContenido adultoConcluida lun, ago 25, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Ratu suka ibu kota. Gedung-gedung tinggi yang saling berlomba mencakar langit, gaya hidup elit, dan karir yang melejit. Selain Ibu Kota, Ratu juga suka Sebastian Wijaya. Anak sulung Pak Camat di kampungnya. Saat mendengar berita miring tentang rencana masa depan yang Tian tawarkan pada perempuan lain di desanya, Ratu langsung mengepak barang-barangnya dan meloncat pulang ke kampung halaman. Karena sekali lagi, selain ibu kota, Ratu juga suka Sebastian Wijaya. Dengan mengangkat dagu, Ratu mencoba menebar rayu. Karena rencana masa depan itu, harusnya masih mereka dekap dengan padu. Meski kepulangannya semakin menjebak mereka pada masa lalu yang masih meraung pilu. "Segampang itu kamu ambil perempuan dan kamu beri harapan tentang rencana masa depan lalu kamu tinggalkan?" Mustika Ratu. "Jangan bersikap seolah-olah aku yang pergi," Sebastian Wijaya. Ranks: #1 dalam Rumahtangga (22/09/2025) #7 dalam Chicklit (27/07/2025) #5 dalam Cinta (6/9/2025) #2 dalam Comedy (8/9/2025)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cegil Komplek [00L]
  • TerraCotta (Completed)
  • DANADYAKSA
  • Dewandra
  • Say Bye
  • Rarudet Squad 2 (END)
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)

Gimana jadinya kalau idol K-Pop tinggal satu komplek? Bukan cuma soal visual yang bisa bikin tetangga gagal fokus tiap pagi, tapi juga soal kisah kisah rumit yang tersembunyi di balik senyum mereka yang selalu terlihat sempurna, ada cinta pertama yang belum selesai, sahabat yang berubah jadi asing, dan rahasia masa lalu yang pelan pelan menyeret semuanya ke dalam konflik yang lebih dalam. Meski terinspirasi dari idol K-Pop, cerita ini membawa mereka ke dunia yang lebih membumi dan relatable dengan kehidupan kita, jadi anak komplek yang suka nongkrong di warung, naik motor boncengan ke sekolah, curhat sambil makan mie instan, dan jatuh cinta diam diam sama sahabat sendiri. Tapi di balik tawa dan candaan mereka, ada luka yang disembunyikan, ada pengkhianatan yang bikin sesak, dan ada keberanian untuk jujur tentang perasaan, bahkan saat itu menyakitkan. Mereka tumbuh bersama, saling menyakiti, saling menjauh, tapi juga saling menemukan jalan untuk menyembuhkan satu sama lain. Ini bukan cerita tentang siapa paling cantik atau siapa paling populer. Ini cerita tentang tumbuh dewasa, tentang kehilangan, dan tentang menemukan arti rumah di tengah kekacauan yang mereka ciptakan sendiri. Coba deh baca lima chapter dulu. Kalau nggak nagih, silakan protes. Tapi kalau tiba tiba baper dan nggak bisa move on... ya salah sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido