Mustika Ratu (END)

Mustika Ratu (END)

  • WpView
    Reads 561,779
  • WpVote
    Votes 39,200
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Aug 25, 2025
Ratu suka ibu kota. Gedung-gedung tinggi yang saling berlomba mencakar langit, gaya hidup elit, dan karir yang melejit. Selain Ibu Kota, Ratu juga suka Sebastian Wijaya. Anak sulung Pak Camat di kampungnya. Saat mendengar berita miring tentang rencana masa depan yang Tian tawarkan pada perempuan lain di desanya, Ratu langsung mengepak barang-barangnya dan meloncat pulang ke kampung halaman. Karena sekali lagi, selain ibu kota, Ratu juga suka Sebastian Wijaya. Dengan mengangkat dagu, Ratu mencoba menebar rayu. Karena rencana masa depan itu, harusnya masih mereka dekap dengan padu. Meski kepulangannya semakin menjebak mereka pada masa lalu yang masih meraung pilu. "Segampang itu kamu ambil perempuan dan kamu beri harapan tentang rencana masa depan lalu kamu tinggalkan?" Mustika Ratu. "Jangan bersikap seolah-olah aku yang pergi," Sebastian Wijaya. Ranks: #1 dalam Rumahtangga (22/09/2025) #7 dalam Chicklit (27/07/2025) #5 dalam Cinta (6/9/2025) #2 dalam Comedy (8/9/2025)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dewandra
  • TerraCotta (Completed)
  • Rarudet Squad 2 (END)
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • DANADYAKSA
  • Korban Broken Home
  • 30 Hari Mengejar Jodoh (EnD)
  • Rumah Mantan (Selesai)
  • Surat Cinta Untuk Aisya
Dewandra

Ini bukan cerita seorang bad boy, dan juga bukan cerita anak geng motor atau anak orang kaya yang jatuh cinta pada gadis miskin. Tapi ini cerita Dewa. Dewa, remaja SMA. Dia rela melakukan apapun demi ibu dan adiknya. Dia rela bekerja siang dan malam untuk membantu keuangan keluarga nya. _______________________________________________ "Bule!" Dewa berteriak saat orang yang dia tunggu sedari tadi memasuki area kantin. "Sini lo" Anak yang di panggil Bule oleh Dewa pun berjalan menghampiri meja yang diisi oleh Dewa dan kawan-kawan. "Apaan?" Tanya Bule ketika sudah berada di depan Dewa. "Minjem duit gua" Jawab Dewa langsung to the point. Bule yang mendengar itu pun hanya bisa berdecak malas. "Ck, utang lo yang semalam aja belum dibayar." "Yaelah gitu amat sama temen." "Duit mah ga kenal teman kali Wa." Cover by : Pinterest & Corel [Jangan plagiat kimaw]

More details
WpActionLinkContent Guidelines