OCEAN BETWEEN US

OCEAN BETWEEN US

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2026
"Manusia itu selalu punya banyak cara untuk mengagumi seseorang, Sha." "Aku cemburu pada masa lalumu, kau mencintainya begitu hebat, sedangkan aku harus mengemis agar tak kehilanganmu. Bodohnya, aku tetap memilih mencintaimu, meski sering dibuat merasa tak cukup." Ada luka yang tidak pernah berdarah, rapi terasa mengalir setiap malam-menyusup pelan lewat ingatan, mengikat hati dalam belenggu yang tak kasar mata. Luka itu tidak terwujud, namun hadir seperti bayangan yang selalu mengikuti. Dan ada laut yang diam diam menyimpan segalanya. Tentang cinta yang pernah tumbuh lalu dipatahkan, pengkhianatan yang membekas, dan rahasia yang tak pernah benar benar sanggup diucapkan. Kedalaman samudra menjadi saksi bisu atas janji janji yang karam. "Iya, begitupun juga denganku. Akan ku abadikan jiwamu didalam lautan, agar kau tetap ada, meski kita berdua sudah lama tenggelam."
All Rights Reserved
#28
thalassa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NARASI JEDA
  •  MARDARA
  • After the Fall
  • Antagonist Pick Me
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓
  • PERIHELION
  • Escape : Menjadi Pengganti Dosa Kakakku
  • ENVELOVE
  • Bodyguard Salah Alur

Tiga tahun seharusnya cukup untuk mengubah luka menjadi abu. Namun, bagi Winona, waktu seolah berhenti saat ia melihat namanya bersanding dengan Kavi Arka Mahasura di daftar anggota Kelompok 11 KKN. Sialnya, Winona tidak hanya harus satu kelompok dengan sang mantan, ia bahkan terpilih menjadi wakil ketua. Ia menjadi pendamping setia Kavi dalam menjalankan program pengabdian. Alih-alih profesional, Kavi justru menggunakan kekuasaannya sebagai ketua untuk memojokkan Winona, melampiaskan sisa amarah dan sakit hati yang ternyata belum juga mati. Keadaan semakin keruh saat sosok Tasya hadir di antara mereka, memicu percikan cemburu yang seharusnya sudah padam. Bagi Winona, 40 hari di desa bukan lagi soal pengabdian pada masyarakat, melainkan arena pertarungan ego yang melelahkan. Akankah waktu 40 hari itu menjadi momen bagi mereka untuk melanjutkan narasi yang sempat berjeda? Ataukah ini justru menjadi kesempatan bagi keduanya untuk saling menghancurkan hingga berakhir lebih hancur dari sebelumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines