Pasien 405 | So Junghwan

Pasien 405 | So Junghwan

  • WpView
    Reads 3,478
  • WpVote
    Votes 711
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 2, 2026
TERBIT Rumah Sakit Jiwa Pelita Insan, tempat di mana harapan dan keputusasaan bertemu. Rora, seorang psikiater muda yang berani, memutuskan untuk mengobati Junghwan, pasien 405 yang dianggap mustahil untuk disembuhkan karena alami bipolar dan skizofrenia akut. Dengan tekad yang kuat, Rora memutuskan untuk mengobati Junghwan, meskipun dia diremehkan oleh psikiater senior. Seiring berjalannya waktu, Rora menemukan bahwa Junghwan bukanlah pasien biasa, dan pihak rumah sakit memilih untuk melakukan pengasingan karena Junghwan dianggap berbahaya. Apakah Rora dapat mengungkap rahasia di balik penyakit Junghwan, menyembuhkan pasien 405 dan menyelamatkannya dari pengasingan pihak rumah sakit?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DELAYED HOME (RUMAH TERTUNDA PT.2)
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • Kos Baemon B7 (detektif dadakan)
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • INCREDIBLE LOVE STORY! 🔞 ✔✔
  • The Sweetest Medicine
  • Kesumat Empat Bengkarung
  • Meneroka Jiwa 2
  • Aku Ingin Bercerita

Menjalani pernikahan tanpa cinta dengan Aditya, membuat Dahayu yang masih terikat bayangan masa lalunya, memilih tidur terpisah selama dua tahun pernikahan. Meskipun terluka, Aditya tak pernah berhenti mencintainya dan berharap cinta Dahayu akan tumbuh. Saat Dahayu memutuskan memiliki anak, semata hanya untuk kewajibannya sebagai istri. Lahirnya Aruna, anak perempuan yang ceria menjadi cahaya kecil dalam rumah tangga mereka, meski perasaan Dahayu terhadap Aditya tetap datar. Hingga sebuah tragedi mengubah segalanya. Aditya jatuh sakit dan terbaring kritis di ICU. Di antara deru mesin rumah sakit, Dahayu sadar betapa berharganya Aditya dalam hidupnya. Rasa cinta yang dulu asing mulai tumbuh, mengisi setiap sudut hatinya. Ia menyadari selama ini Aditya adalah sandaran yang ia abaikan, rumah yang ia takuti untuk pulang. Dengan air mata yang tak henti mengalir, Dahayu berdoa, berjanji pada dirinya sendiri jika Aditya melewati masa kritis ini, ia akan mencintainya dengan segenap hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines