Pasien 405 | So Junghwan

Pasien 405 | So Junghwan

  • WpView
    Leituras 3,508
  • WpVote
    Votos 711
  • WpPart
    Capítulos 16
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mar 2, 2026
WpInfo
Ficção
Mistério
Assassinato
Detetive Amador
Aconchegante
TERBIT Rumah Sakit Jiwa Pelita Insan, tempat di mana harapan dan keputusasaan bertemu. Rora, seorang psikiater muda yang berani, memutuskan untuk mengobati Junghwan, pasien 405 yang dianggap mustahil untuk disembuhkan karena alami bipolar dan skizofrenia akut. Dengan tekad yang kuat, Rora memutuskan untuk mengobati Junghwan, meskipun dia diremehkan oleh psikiater senior. Seiring berjalannya waktu, Rora menemukan bahwa Junghwan bukanlah pasien biasa, dan pihak rumah sakit memilih untuk melakukan pengasingan karena Junghwan dianggap berbahaya. Apakah Rora dapat mengungkap rahasia di balik penyakit Junghwan, menyembuhkan pasien 405 dan menyelamatkannya dari pengasingan pihak rumah sakit?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo