Arah Pulang Ara (On Going)
"Hidup tanpa ibu itu... semenakutkan itu ya, Ka?" Rintih gadis itu di derasnya air hujan.
Katanya, keluarga menjadi orang pertama jika kita kesakitan. Namun semua itu tak berlaku untuk gadis kecil Ara-lebih lengkapnya Aulia Syahira Azzahra, tidak ada yang spesial dari gadis itu. Pukulan, bentakan, bahkan cemoohan kasar seringkali didapatnya. Mirisnya, ia lebih kerap mendapatkannya dari orang terdekatnya.
Cinta. Satu hal yang tak mungkin ia dapatkan di hidupnya kini, sungguh naas. Tangannya menggenggam erat kuas, namun... semua itu hanyalah hitam putih. "Aku... Ara, mereka kerap memukuliku. Tapi... mau bagaimanapun itu, mereka tetaplah keluarga, kan?" Senyuman tipis nan indah terukir di bibirnya.
Jogja dan seluruh manusia di dalamnya menjadi saksi bisu kehidupan Ara.