Berikan Bella ruang

Berikan Bella ruang

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 296
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 15, 2025
Bagaimana rasanya dibandingkan dengan saudara sendiri? Terlebih lagi dibandingkan dengan saudara yang sudah tiada. Itulah yang dirasakan oleh Arabella, gadis ceria dan selalu bahagia oleh hal-hal yang sederhana. Namun, dibalik keceriaannya tersebut, Ibunya selalu menuntut Bella menjadi seperti yang dia minta, supaya mendapatkan keadilan untuk saudaranya Bella. "Bu, Lea udah enggak ada, dia udah ninggalin kita," "Lihat Bella bu, Bella pengen dibanggain sama ibu," "Ibu sayang Bella kan?" WARNING ‼️ Follow dulu sebelum membaca!! DILARANG PLAGIAT, malu ih nyuri karya orang
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines