Kost Andromeda

Kost Andromeda

  • WpView
    Reads 2,146
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 30, 2025
Menceritakan kisah seorang pria yang bernama Ferrel menemukan sebuah kost-kostan murah yang lokasinya sangat dekat dengan kampusnya. Awalnya, tempat itu tampak biasa saja-nyaman, bersih, dan harga sewanya terlalu bagus untuk dilewatkan. Namun, di balik murahnya biaya sewa itu, tersimpan sebuah rahasia besar. Kost tersebut ternyata hanya dihuni oleh perempuan-perempuan muda, dan anehnya, tak ada satu pun penghuni pria selain dirinya. Seiring waktu, Ferrel mulai merasakan kejanggalan di balik keramahan para penghuni perempuan itu. Ada sesuatu dalam cara mereka berbicara, menatap, hingga memperlakukannya-sesuatu yang terasa... terlalu intim untuk sekadar hubungan antar penghuni kost. Dan perlahan, Ferrel pun menyadari alasan sebenarnya mengapa kost itu tak pernah menerima penghuni laki-laki lain selain dirinya.
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines