Gadis Penjual Melati

Gadis Penjual Melati

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 18, 2025
HELLO READERS! WELCOME TO MY STORY. AND HAPPY READING. WARNING!⚠️ DON'T COPY MY STORY PLEASE. ☹️ ~~~~~~~~~~~~~~ Di tengah hiruk pikuk Pasar Beringharjo, Yogyakarta tahun 1935, takdir memainkan permainan terindahnya. Arjuna Wicaksana, putra tunggal bangsawan Raden Tumenggung Hadiwijaya, terpesona oleh suara merdu seorang gadis penjual melati bernama Melati-seindah bunga yang dijualnya. Namun bayang-bayang masa lalu dan masa depan menghantui-ia telah ditunangkan dengan Dewi Kusuma Ratih, putri bangsawan lain dalam perjodohan politik yang tak bisa dihindari. Arjuna harus membuat pilihan yang akan mengubah hidupnya selamanya: mempertahankan cinta sejati atau memenuhi kewajiban terhadap keluarga dan tradisi.
All Rights Reserved
#2
sastraklasik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Yang Tak Terobati [TERBIT]
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)
  • Edelweiss or Dandelion. (On Going)
  • Broken Flower ( Spin Off TERJEBAK)
  • BISMILLAH CINTA ✓
  • ARUNIKA
  • TOUCH ME! (TERBIT)
  • Asmara Gala Gandewa | Selesai
  • Antara [ON GOING]

[JUARA 2 FESTIVAL MENULIS NOVEL Season 5 FAZA CITRA PRODUCTION] 🕊 Ia datang, hadir di dalam kehidupannya di antara kabut yang menyelimuti dan dinginnya malam yang menggigit. Bagi Firmansyah, seorang internis yang kehilangan cahayanya semenjak dua tahun lalu, Nisa adalah bintang kejora dari banyaknya bintang-bintang yang menggantung di atas cakrawala tiap malamnya. Dan, bagi Nisa, dipertemukan Firmansyah adalah obat yang paling ampuh di tengah sakitnya yang kerap kali mendera. Menekuk tubuhnya. Namun, siapa sangka, keduanya harus dihadapkan dengan seorang wanita yang pandai bersandiwara di depan kamera, tapi tajam menancapkan sebilah pisau di belakang layar. Ini tentang cinta yang memilih untuk menetap meski pemilik hatinya telah pergi, tentang detak yang tetap dijaga, meski janatungnya tak lagi berdetak di pelukan yang sama. Hingga senja di suatu sore yang menenggelamkan cahaya meninggalkan tanya, "Masih bisakah cinta pulang, bila rumahya tak lagi ada?" (ROMANCE-MEDIC) 🌷🌷🌷 "Dia rumah, kuakui memang tidak sempurna. Jiwanya berteriak di atas ketidakberdayaan tubuhnya, lisannya selalu tertahan kala menyuarakan keadilan. Tapi, bersamanya tangisanku luruh di dalamnya." ©gardeniaja_

More details
WpActionLinkContent Guidelines