" Rumah Tua Itu " - Raline

" Rumah Tua Itu " - Raline

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 11, 2025
Ini adalah cerita pertama ku, maaf jika ada salah pengetikan atau ceritanya jelek. Semoga betah ^^ . - Cerita ini di buat dengan ide yang muncul secara random jadi jika ada yang mirip dengan cerita lain itu mungkin hanya kebetulan. Aku membuat cerita ini karena terinspirasi dari salah satu yang berjudul " Summer Ghost " Dan maaf karena sampul cerita nya belum ada, belum kepikiran mau bagaimana sampulnya. ---------------------------Prologue--------------------------------------- Rumah tua peninggalan Belanda itu berdiri kokoh di tengah pepohonan rindang. Bagi sebagian orang, ia hanyalah bangunan kuno yang rapuh dimakan usia. Namun, bagi Samantha Rally, rumah itu adalah awal dari segalanya-awal dari rahasia yang lama terkubur, dan awal dari pertemuan dengan sesuatu yang seharusnya tidak pernah ia lihat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stevy & Steve
  • the protektif wedding
  • Menyimpan Rasa (END)
  • ASAVELA KIARA
  • Brother, I Love U (Tamat)
  • Garis Takdir Bad Girl
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Rendra & Lila [END]
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  •  HAZELA

“Tolong Bu. Tolong rawat anak saya. Tolong terima putra saya Bu. Anggap dia anak kandung Ibu. Saya tidak sanggup merawatnya. Saya janji kelak suatu hari nanti saya tidak akan menuntut apapun tentang ini. Sejak ibu menerimanya, ibu sah menjadi anak ini.” Rachel mematung di tempat tidurnya. Ia tidak sanggup mengatakan apapun pada ibu yang sedang mengemis supaya putranya mau diterima oleh Rachel. Rachel tidak pernah membayangkan hal ini akan terjadi. Rachel sudah menikah hampir lima tahun dan ini adalah persalinan pertamanya. Melahirkan seorang putri yang ia beri nama Stevy. Penantian dan perjuangan Rachel mendapatkan Stevy sungguh keras sampai tadi malam ia melahirkan. Rachel menoleh. Rommy juga menatapnya bingung. “Begini saja, beri kami waktu untuk diskusi, karena istri saya juga baru melahirkan, mustahil kami bisa merawat dua bayi sekaligus sementara ini pengalaman kami yang pertama.” “Saya mohon. Kalau sama saya anak ini akan menderita dan tidak sehat lebih baik dia sama keluarga kalian, saya ikhlas.” Rommy menelan ludah. Ibu ini tidak terbantahkan. “Suster tolong.” Suster kemudian menarik ibu ini keluar. PS: Mau komentar saran dan kritik ya readers. Terima kasih sudah membaca. Enjoy the stories.

More details
WpActionLinkContent Guidelines