Aria Project II (Woomen)

Aria Project II (Woomen)

  • WpView
    Reads 4,662
  • WpVote
    Votes 628
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2026
WpInfo
Fanfic
Hearts2Hearts
ILLIT
Twice
Jiwoo mengira kehidupannya sebagai kepala peneliti di laboratorium pribadi akan terus berjalan stabil, penuh angka, hipotesis, dan eksperimen yang bisa dikontrol. Tapi semua berubah ketika spesimen alien yang ia teliti berevolusi menjadi perempuan humanoid yang menerjangnya tanpa peringatan seperti anak anjing menemukan induknya. Belum sempat Jiwoo memproses kekacauan itu, datang satu lagi makhluk asing yang entah bagaimana melakukan imprint ke Yuha-rekan kerjanya punya ego setinggi gedung Burj Khalifa. Kini, lab yang dulunya steril dan sunyi berubah menjadi sarang kekacauan. Dua humanoid clueless berkeliaran dengan rasa ingin tahu tak terbendung, nyaris tidak mengenal konsep privasi, harus diajari segalanya dari nol, mulai dari makan yang benar, bicara tanpa menirukan suara Google Translate, hingga... memahami emosi mereka sendiri. Di tengah kekacauan domestik, eksperimen ilmiah perlahan berubah jadi pelajaran tentang kemanusiaan dan cinta yang belum pernah tercatat dalam jurnal akademik mana pun.
All Rights Reserved
#48
sui
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor ✓
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Second
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines