Kita Pernah Nggak Akur

Kita Pernah Nggak Akur

  • WpView
    LECTURAS 441
  • WpVote
    Votos 40
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jul 2, 2025
"Dulu kami gak pernah akur. Sekarang kami berbagi atap... dan dua anak cerewet." Zee dan Marsha. Dua nama yang dulu cuma dikenal sebagai partner kerkom paling ribut se-school48 angkatan itu. Tiap latihan drama selalu debat. Tiap diskusi selalu panas. Gak ada yang nyangka, mereka berakhir di pelaminan. Bahkan mereka sendiri pun gak nyangka. Sekarang, Gracie dan Michie-dua anak mereka penasaran: "Papaji sama Mamacha tuh dulu beneran saling suka, atau musuhan yang dijodohin?" Pertanyaan itu membuka kembali pintu-pintu lama yang sudah lama mereka kunci. Cerita tentang cinta yang tumbuh dari gengsi... Tentang teman-teman yang kini hanya bisa dikenang... Tentang kehilangan yang mengubah mereka. Ini bukan kisah cinta sempurna. Ini kisah dua orang keras kepala... yang tetap bertahan, bahkan saat dunia mengambil semua yang mereka cintai.
Todos los derechos reservados
#776
zeesha
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DENIAL
  • Senandung Dua Jiwa
  • Haruskah Aku Lantas Pergi? (END)
  • ZeeSha (Aku Kamu Dan Samudra) [END]
  • Senandung Dua Jiwa 2
  • Bukan Sekedar Kagum
  •  RASA YG SALAH (END)
  • Friends Become Love (DelShel)(END)
DENIAL

"Mendengar perkataan Zee, Adel seketika menggenggam erat kerah baju Zee. Mata mereka saling menatap penuh benci" "Aku selalu ada disamping kamu Marsha. Adel menepuk lembut pundak Marsha"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido