SULUNG

SULUNG

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 6, 2025
Apa yang kalian pikiran ketika mendengar anak pertama? Di penuhi dengan kasih sayang? Di turuti semua permintaan? Atau di sayang oleh semua keluarga? Jika itu yang kalian pikirkan, maka tidak dengan Nerina Zoya atau sering di panggil Zoya Dari umur dua taun saat adiknya lahir, dia sudah mendapat tanggung jawab yang berat, harus menjaga adiknya, harus mengalah, dan bahkan tak jarang ia mendapat tamparan dari mamanya Dia juga hampir di bunuh oleh sepupunya sendiri, jika dia tak segera bangun mungkin dia sudah berakhir dengan mengenaskan di situ
All Rights Reserved
#588
sulung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • BACKSTREET
  • Change The Plot (Niel)
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • REGAN's Crazy Wife
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines