CORETAN ASA

CORETAN ASA

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 16, 2025
Ini tentang dua putri kecilku... Cakra Tri Handayani, yang sering dipanggil Ara Cakra oleh teman-temannya, atau Eneng saat di rumah. Dan adiknya, Alpika Syafitri, yang dikenal sebagai Pika di luar, tapi punya nama panggilan unik di rumah: Pikachu-atau biasa kupanggil Ayya. Cerita ini dimulai saat aku menemani istriku, Kamaniya Ashwina-biasa kupanggil Ash-yang sedang berjuang melahirkan putri kedua kami, Ayya, di Rumah Sakit Citra Husada, Bandung. Waktu itu kami bahagia, lengkap, dan utuh. Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan tiga bulan. Bencana alam datang begitu cepat. Banjir bandang menghanyutkan rumah kami, dan... juga mengambil Ash dari hidup kami. Sejak saat itu, aku hanya memiliki dua hal paling berharga di dunia ini: Eneng dan Ayya. Bagaimana seorang ayah membesarkan dua putri kecilnya di tengah luka, kehilangan, dan kehidupan yang terus berjalan? Semua itu akan kuceritakan di sini-dalam setiap coretan asa yang kutulis, bukan untuk dikenang... tapi untuk dikenali. 📅 Start: Rabu, 11 Juni 2025 📍 Ditulis oleh: @BIRU
All Rights Reserved
#10
ayya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • Kakak Iparku Ibu Anakku (Aldama Family Seri 9)
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • ARGALA
  • AGRAIN [END]
  • Ikatan Tanpa Pilihan
  • Istri Pengganti√
  • TAMARA [ TERBIT ]

"Terkadang, di balik luka yang mendalam, tersimpan kekuatan yang tak terduga. Terkadang, di balik senyuman kecil, tersembunyi harapan yang tak terpadamkan. Dan terkadang, dalam gelapnya kehidupan, hadir cahaya yang mengubah segalanya." --- Citra Anastasya Hartadi, gadis kecil berusia tiga tahun, lahir di keluarga yang seharusnya mencintai dan melindunginya. Namun, bagi Citra, rumah hanya tempat penuh caci maki, tangan kasar, dan luka yang tak terlihat. Sementara kedua kakaknya, Rani dan Lala, dimanja tanpa batas, Citra diperlakukan seperti beban yang harus ditanggung. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan keluarga Siregar, keluarga penuh kehangatan yang membawa secercah cahaya di tengah kegelapan hidup Citra. Alexander Mahendra Siregar, pria berwibawa yang diam-diam menyimpan luka masa lalu, melihat sesuatu yang istimewa dalam diri Citra. Perlahan, gadis kecil yang rapuh itu mulai menemukan makna kasih sayang sejati sesuatu yang selama ini hanya bisa dia bayangkan. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Citra harus berjuang keluar dari lingkaran kejam yang mengungkungnya. Luka, pengkhianatan, dan pengorbanan menjadi bagian dari perjalanannya menuju kehidupan baru. Akankah gadis kecil ini mampu melangkah meninggalkan bayang luka, ataukah dia akan terjerat selamanya dalam penderitaan? "Putri Kecil dalam Bayang Luka" bukan sekadar kisah tentang anak kecil, melainkan perjalanan mengharukan tentang keberanian, cinta, dan pengorbanan. Cerita ini akan menggugah hati setiap pembaca, memaksa kita menatap tajam pada arti keluarga yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines