BLACK HITMAN

BLACK HITMAN

  • WpView
    GELESEN 81
  • WpVote
    Stimmen 20
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Juli 1, 2025
Dunia melihatnya sebagai senjata. Tetapi, dia hanyalah seorang anak kecil yang merindukan kasih sayang dari orang tua. Namanya Rei, dia anak yang tidak pernah ceria ataupun tertawa ekspresi nya selalu datar. Itu karena dari kecil dia tinggal bersama ayahnya yang merupakan penjudi dan pemabok, ibunya meninggalkan nya dari kecil karena menikahi pria lain. Dan malang setiap hari Rei harus berkeliaran di jalanan untuk mencari makanan di tong sampah, karena ayah nya tidak bekerja dan menyuruh nya untuk mencuri. Namun, saat ia mencuri roti di supermarket. Ia ketahuan, dan dipukulin habis-habisan. Sehingga tubuh mungil itu tergeletak di jalanan, lapar dan kesakitan ia rasakan semuanya. Saat Ia pikir, ia akan mati. Tiba-tiba saja seorang pria berjas putih datang dan menawarkan nya untuk ikut dengan nya. Rei yang masih anak kecil mengangguk dan ikut dengan pria berjas itu, ia pikir ia akan di perlakuan dengan baik. Namun dia dijadikan monyet percobaan untuk menjadi senjata manusia, Esper: seseorang yang dapat membaca isi pikiran orang lain. Dan akan di jual ke aliansi pembunuh bayaran, dan saat itulah anak itu harus membunuh di umur yang sangat muda.
Alle Rechte vorbehalten
#744
tragedy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • Merciless Ex Obsession [END✅]
  • Obsesi My Brother | SELESAI
  • Derren dan Rai
  • Suaraku Mati di Udara
  • You Are My World {BL}
  • The Fifth Taste
  • ELGARD
  • "Transfer Student wa Kodoku ja Nai"

Bercerita tentang kehidupan seorang anak dari keluarga blasteran Jerman-Tionghoa yang miskin, ia memiliki cara pandang yang berbeda terhadap dunia sejak dirinya masih kecil, tepatnya di bangku Sekolah Dasar. Di bangku dasar, ia menghadapi kenyataan pahit tentang lingkungan sekitarnya, yaitu pengucilan dan perundungan. Di lingkungan rumah, keluarganya mengalami pengucilan oleh warga sekitar karena diri mereka yang berbeda. Di sekolah pun juga, teman-teman di sekitarnya termasuk dirinya banyak yang mengalami perundungan oleh para siswa nakal. Setelah melalui lamanya masa penindasan sedari kelas 1 SD, akhirnya dirinya mulai bertindak serius untuk mengadakan perlawanan terhadap para perundung itu. Ia pun mempersatukan semua temannya yang tertindas untuk melawan perundungan di sekolah itu dan menunjukkan bahwa minoritas bukanlah suatu kekurangan. Ia ingin menunjukkan bahwa menjadi minoritas bukan berarti mereka lemah. Namun, cara yang digunakan anak itu sangat ekstrem. Karena memang dirinya mempunyai pandangan yang berbeda dengan orang lain. Dari situlah dirinya mulai berkembang menjadi apa yang ada pada dirinya sendiri, tetapi hal itu jugalah yang merupakan gangguan yang dimilikinya... Melampaui batasan-batasan moral, dirinya mengalami konflik emosional yang dilematis. Cara yang baik dan jahat. Manakah jalan yang ia pilih?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien