Melted Walls (MORA)

Melted Walls (MORA)

  • WpView
    Reads 3,319
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 22, 2025
Reila, perempuan yang kuat di mata semua orang-keras, tak tersentuh, dan selalu berdiri sendiri. Tidak ada yang benar-benar tahu bahwa di balik dinding tak terlihat yang ia bangun, ada kekosongan yang perlahan menelan dirinya. Lalu hadir Marvin. Cowok dengan cara bicara santai, mata tajam yang tak mudah dibohongi, dan sabar seperti laut yang menunggu badai reda. Semakin Reila menjauh, semakin Marvin tetap tinggal. Ia tidak menembus dinding itu dengan paksa, tapi menunggu-hingga retaknya cukup besar untuk dia masuk dan duduk di sisi paling sunyi Reila. Namun, ketika kedekatan itu membuat Reila goyah, ia justru ketakutan. Bukan takut kehilangan Marvin, tapi takut terlihat lemah di depan satu-satunya orang yang justru ingin memeluk kelemahannya. "Kenapa kamu nggak pernah terlihat kuat kalau lagi sama aku?" tanya Marvin dengan hati-hati. "Karena kamu... Bukan semua orang." "Dan kamu, Reila. Nggak harus jadi kuat setiap waktu. Biar aku yang jagain bagian rapuhnya."
All Rights Reserved
#313
mora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu Hanya Milikku
  • Heyu : Second Gear
  • President's Wife
  • Skyline Marriage
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]

Setelah kepalanya tertembak, Elias bukannya mati justru malah terbangun di dunia yang asing dan tubuh yang asing. Dengan bola mata berwarna merah persis sama seperti rambutnya yang merah, nama pria ini Elious Neo Hummer. Yang lebih mencengangkan, ia terbangun di dunia di mana para pria bisa hamil. Dan kini, statusnya adalah seorang istri dari seorang miliarder. Namun, entah dirinya harus senang atau sedih, sebab status istri yang dirinya sandang tak pernah di anggap keberadaannya oleh pria berstatus suaminya itu. .... "Hehe baguslah jika dia tak menganggap keberadaanku, yang aku butuhkan hanya kekayaannya!" .... "Mau kemana, hmm? Apa kamu menghindariku?" "Terima hukumanmu, sayang!" .... "Aaaa dasar bajingan penipu! Apanya yang gak di anggap dia justru pria gila yang tak bisa lepas dariku!" "Menjauh dariku bajingan mesum!" _____ Yo, Yo, Yo!!! Mari-mari semuanya berkumpul, yang suka ya baca yang gasuka ya skip!! Baybayyyy

More details
WpActionLinkContent Guidelines