Detektif Astral

Detektif Astral

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 12, 2025
【Seorang detektif bernama orion×Seorang Profesor Theron+Misteri】Di kota Aethelgard yang megah, di mana sihir dan misteri berpadu, seorang detektif bernama Orion dihadapkan pada kasus pembunuhan yang membingungkan. Profesor Theron, seorang astronom terkenal, ditemukan tewas di menara observatoriumnya, dikelilingi oleh artefak sihir yang rusak dan peta astral yang berserakan. Orion, dengan kemampuan astral uniknya, memulai penyelidikan yang membawanya ke lorong-lorong gelap Pasar Malam Erebos dan intrik Akademi Sihir Aethelgard. Penyelidikan Orion mengungkap keberadaan "Kristal Bayangan," artefak kuno yang memiliki kekuatan untuk memanipulasi bayangan dan memanggil makhluk dari dimensi lain. Ia mencurigai bahwa kematian Profesor Theron terkait dengan artefak ini, dan bahwa ada kekuatan jahat yang ingin tujuan hidupnya. Ia tidak hanya ingin menegakkan keadilan, tetapi juga ingin membantu orang lain. Ia ingin menggunakan kemampuannya untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Ia terus bekerja sebagai detektif, dan ia terus membantu orang lain. Ia menjadi pahlawan bagi kota Aethelgard, dan ia hidup bahagia selamanya.
All Rights Reserved
#109
astral
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Luka di Atas Janji
  • Obliviora [HIATUS]
  • TARTARUS (END)
  • School Case [COMPLETED]
  • Arcanus (Completed)
  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • Rahasia Dibalik Perpustakaan
  • Arkanthia: Bayang-Bayang di Menara Aetherion

Mengisahkan tentang Alina, seorang mahasiswa baru yang pemalu dan merasa terasing di Universitas Bintang Antariksa. Hari-hari ospeknya berubah menjadi neraka akibat perlakuan Orion, senior karismatik namun kejam, dan kelompoknya. Setiap tatapan dan ejekan Orion bagai luka yang terukir dalam benak Alina, membuatnya semakin menarik diri. Di tengah intimidasi yang terus menerpanya, satu-satunya cahaya bagi Alina adalah Lyra, sahabatnya yang ceria dan selalu ada di sisi. Namun, takdir memiliki rencana yang tak terduga. Seiring berjalannya waktu, di balik sikap dingin dan perundungannya, Orion mulai menunjukkan sisi lain dirinya kepada Alina. Ada tatapan yang tak lagi mengejek, sapaan yang tak lagi sinis, bahkan bantuan kecil yang terasa tulus. Perlahan, tanpa disadari, benih-benih perasaan aneh mulai tumbuh di hati Alina. Ia mulai melihat Orion bukan hanya sebagai sosok yang menakutkan, namun juga sebagai seseorang yang menyimpan kerapuhan. Perubahan sikap Orion membuat Alina memberanikan diri untuk membuka hatinya. Ia mulai percaya bahwa mungkin ada alasan di balik perlakuan Orion, dan mungkin, di balik topeng intimidasi itu, ada hati yang bisa ia raih. Namun, kebahagiaan Alina kembali terhempas ketika ia menyadari bahwa perhatian Orion yang tampak tertuju padanya ternyata memiliki arah yang lain. Bukan dirinya yang mampu meluluhkan hati Orion, melainkan Lyra, sahabatnya sendiri. Alina menyaksikan dengan hati hancur bagaimana Orion diam-diam menaruh perhatian pada Lyra. Senyum tulus yang dulu sempat ia kira untuknya, ternyata dipersembahkan untuk sahabatnya. Kata-kata lembut yang sempat membuatnya berharap, ternyata ditujukan pada orang lain. Alina terperangkap dalam labirin pengkhianatan dan patah hati. Dibuli oleh orang yang ia cintai, dan dikhianati oleh cinta yang bahkan belum sempat ia genggam sepenuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines