Di sebuah kota besar di Belgia, keluarga D'Oreye hidup bergelimang harta namun diliputi oleh luka yang tak pernah sembuh. Selena D'Oreye lahir di tengah tragedi-kematian ibunya, Elise, yang melahirkan dirinya dengan harga nyawa. Ayahnya, Gerard, dan kedua kakaknya, Maxime serta Léo, mengukir kebencian terhadap Selena sejak hari pertama ia menghirup udara dunia. Di rumah, Selena adalah bayangan tanpa suara. Di sekolah, ia adalah sasaran tanpa perlindungan. Tak ada tangan yang merengkuh, tak ada suara yang membela. Namun ketika tubuh kecil itu perlahan menyerah kepada dunia yang tak menginginkannya, penyesalan pun datang. Terlambat. Senyum Terakhir Selena adalah kisah tentang luka yang dipelihara terlalu lama, tentang kata-kata yang tak pernah diucapkan, dan tentang kehilangan yang selamanya tak bisa diperbaiki.
More details