Story cover for Langit yang tak Pernah Pergi  by fahraauri
Langit yang tak Pernah Pergi
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 12
Complete, First published Jun 12
Di balik senyumnya yang ceria, Nara menyimpan luka yang dalam-kehilangan ayah, keluarga yang hancur, dan kehidupan yang tak pernah benar-benar berpihak padanya. Dibesarkan dalam bayang-bayang kekerasan dan ketidakadilan, Nara tumbuh sendiri, belajar kuat di tengah dunia yang dingin.

Namun langit, tempat ia selalu memandang saat lelah, tak pernah benar-benar pergi. Ia adalah saksi bisu perjuangannya-tempat Nara menyimpan doa, harapan, dan keberanian untuk bertahan.

Ini adalah kisah tentang kehilangan, pencarian jati diri, dan cahaya kecil yang tetap menyala meski dunia berusaha memadamkannya.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
Sign up to add Langit yang tak Pernah Pergi to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Terlalu Baik dalam Ruang Kosong  by AbianDharmendra
36 parts Ongoing Mature
Kalingga selalu dikenal sebagai anak baik. Senyumnya hangat, tutur katanya lembut, dan ia tak pernah menolak untuk membantu siapa pun. Tapi tak ada yang benar-benar tahu di balik semua kebaikan itu, Kalingga menyimpan luka yang dalam, kesepian yang sunyi, dan kelelahan yang tak terlihat oleh siapa pun. Ia tumbuh sebagai people pleaser, memendam keinginan dan perasaannya sendiri demi diterima, disukai, dan dianggap cukup. Namun saat tekanan batin mulai menggerogoti, tubuhnya pun ikut menyerah. Kalingga didiagnosis mengidap penyakit autoimun, dan untuk pertama kalinya, ia mulai mempertanyakan segalanya mulai dari nilai hidupnya, arti kebahagiaan, dan mengapa kebaikan yang ia beri tak pernah cukup untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Di tengah keputusasaan, sebuah telepon datang membawa kabar yang mengguncang dunianya. Ibunya, yang selama ini dikatakan telah meninggal, ternyata masih hidup. Dari situlah perjalanan Kalingga berubah menjadi pencarian akan kebenaran, jati diri, dan cinta yang selama ini ia cari di tempat-tempat yang salah. Novel ini adalah potret tentang luka-luka yang tak terlihat, tentang keberanian untuk berhenti menyenangkan semua orang, dan tentang cinta tanpa syarat yang terkadang baru ditemukan saat segalanya runtuh. Dan saat semuanya berakhir, satu pertanyaan tetap menggantung apakah Kalingga akan menemukan dirinya yang sesungguhnya, atau justru kembali tenggelam dalam bayang-bayang orang lain?
You may also like
Slide 1 of 10
Langit yang tak pernah pulang cover
Aneyra cover
Hingga Takdir Menguatkanku  cover
LUKA & CINTA cover
Loli Itu Keponakanku cover
Sebelum Kau Mengetuk cover
Angkasa dan Cerita cover
Terlalu Baik dalam Ruang Kosong  cover
Time Loop cover
IMPIAN YANG LENYAP  cover

Langit yang tak pernah pulang

16 parts Ongoing

"Ke mana perginya langit setelah seseorang tak lagi punya rumah?" Kaluna (14), seorang gadis pendiam dari desa pegunungan, kehilangan segalanya saat ibunya meninggal dunia secara mendadak. Ayah yang dulu hangat berubah menjadi sosok asing-penuh amarah, penuh hantaman. Rumah mereka, yang dulu bernuansa senja dan aroma dapur, kini hanyalah dinding dingin tempat ketakutan bersembunyi setiap malam. Kaluna menulis kepada langit, satu-satunya saksi yang tak pernah menjawab. Ia menggambar bentuk awan sambil berharap ibunya melihat dari atas sana. Ia berbicara dengan angin, seperti sedang berbisik pada seseorang yang tak bisa menjawab. Hingga suatu hari, seorang pemuda bernama Kairen datang ke desa itu. Ia pendiam, penuh luka yang belum sembuh, dan membawa rahasia yang secara tak terduga berkaitan dengan masa lalu Kaluna. Perlahan, Kairen menjadi tempat Kaluna menambatkan rasa aman-tapi juga pintu menuju kenyataan yang lebih menyakitkan. Langit yang Tak Pernah Pulang adalah kisah tentang anak yang ditinggal terlalu dini, tentang kekerasan yang membekas tak hanya di tubuh, tapi juga jiwa. Tentang dua orang asing yang saling menemukan di reruntuhan masa lalu, dan tentang pertanyaan yang tak pernah mendapat jawaban: kenapa orang yang paling kita cintai bisa menjadi yang paling melukai? ---