April 1-100

April 1-100

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 96
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 14, 2025
April selalu datang sebagai musim antara: bukan benar-benar akhir, bukan sungguh-sungguh awal. Ia membawa hujan dan cahaya bersamaan. Dalam bulan ini, kenangan tumbuh seperti jamur di sela-sela sunyi. Kumpulan sajak ini lahir dari luka, kehilangan, rindu, dan pelan-pelan-pemulihan. Ada getir, ada diam, ada yang tak sempat dikatakan. Namun lewat kata-kata, barangkali kita bisa mengurai benang kusut yang ditinggalkan seseorang. Ini bukan buku untuk menyalahkan. Ini adalah buku untuk mengingat, lalu melepaskan. Satu demi satu. Perlahan.
All Rights Reserved
#233
april
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sedalam Samudera
  • Memories
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • ROMANSA KATA
  • Fade into the Moonlight [Selesai]
  • Aksa Amerta

Raina Ellara, seorang mahasiswi psikologi yang hidup dalam bayang-bayang tekanan, kesepian, dan gangguan mental, menyimpan rasa pada Biru-mahasiswa kedokteran yang diam-diam menjadi satu-satunya cahaya dalam hidupnya. Namun, rasa itu hanya tumbuh dalam diam, tak pernah sampai pada tujuan. Saat harapan terakhirnya memudar dan luka batin tak lagi tertahan, Raina memilih kembali kepada tempat yang paling ia pahami, keheningan yang tenang seperti dalamnya lautan. Sebuah kisah melankolis tentang cinta yang tak pernah terucap, luka yang tak pernah benar-benar sembuh, dan keikhlasan yang lahir dari sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines