Story cover for Let's play, Dio! by aabigailcaroline
Let's play, Dio!
  • WpView
    Reads 971
  • WpVote
    Votes 739
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 971
  • WpVote
    Votes 739
  • WpPart
    Parts 15
Complete, First published Jun 12
Dio percaya bahwa semua bisa diselesaikan dengan tenaga dan tekad. Dunia bukan tempat bagi orang lemah, apalagi bagi yang tak tahu caranya melawan.

Tapi seiring waktu, ia mulai sadar-ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa dikalahkan dengan amarah. Ada luka yang tak bisa diabaikan, dan ada perasaan yang tak bisa ditendang pergi begitu saja.
All Rights Reserved
Sign up to add Let's play, Dio! to your library and receive updates
or
#512football
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
TUHAN SUDAH MATI?  [COMPLETED] cover
A Lesson For Us cover
Pipin and Spirit Guide cover
Unbearable Feeling[s] cover
Secret cover
Menjadi Skala ✓ cover
Sister or More cover
Friend To End (FtoE) [Masa Dan Effort] 🔞 cover
Reason cover

TUHAN SUDAH MATI? [COMPLETED]

12 parts Complete

Marvin adalah remaja SMA yang skeptis, sarkastik, dan kehilangan arah dalam hidup. Dibesarkan oleh seorang ibu tunggal dan dihantui trauma masa kecil, ia mempertanyakan segalanya-terutama keberadaan Tuhan. Hidupnya monoton, penuh kekosongan, dan terasa tak berarti... sampai Arka datang. Arka, siswa pindahan beragama Islam, tenang dan penuh kasih, hadir sebagai kontras dari dunia gelap Marvin. Tanpa menggurui, tanpa menghakimi, Arka pelan-pelan meruntuhkan dinding yang Marvin bangun selama ini. Dari percakapan di taman sekolah, perjalanan pulang bareng, sampai obrolan larut malam tentang Tuhan, hidup, dan luka-hubungan mereka tumbuh menjadi lebih dari sekadar pertemanan biasa. Tapi hidup tak selalu memberi akhir yang bahagia. Saat Arka divonis mengidap penyakit mematikan, dunia Marvin kembali runtuh. Dan untuk pertama kalinya, ia mulai berdoa, bukan karena percaya, tapi karena takut kehilangan satu-satunya orang yang membuatnya merasa hidup. *"TUHAN SUDAH MATI?" bukan hanya pertanyaan Marvin. Tapi juga tentang apa yang terjadi ketika kehilangan menjadi satu-satunya jalan menuju kepercayaan.