Nona Petaka
  • WpView
    Membaca 115
  • WpVote
    Vote 32
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 21, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Terkadang hukum buta dan keadilan terkadang tuli!" - Nona Petaka kau percaya keadilan hidup? di ruang sidang, kau pasti belum pernah menyaksikan seorang diplomat galak membungkam satu ruangan hanya dengan tatapan. Ia hidup di tengah tikungan kekuasaan, menjunjung hukum sambil tahu betul sistemnya busuk sejak akar. Lalu datang dia, seorang pengacara dari Republik Insularia yang nyaris terkubur bersama kebenaran yang ia bela. Mereka berteman? Ya, dan persahabatan mereka adalah hal paling tak masuk akal yang pernah disaksikan Atlantican. Keduanya sama-sama terlalu cerdas untuk saling percaya, tapi terlalu hancur untuk tidak saling memahami. Ini bukan romansa. Ini semacam peperangan halus antara idealisme dan dendam yang dipoles senyum. Jangan harap akhir bahagia. Di dunia mereka, cinta adalah jebakan, kejujuran adalah senjata bunuh diri, dan satu kalimat salah bisa membuat namamu dihapus dari sejarah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
diplomasi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dua Langit Berbeda
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • MOTHER
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • ATMA FATAMORGANA

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan