SA uNa
  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 26, 2025
Selamat datang di kelas 10 IPA 3-kelas biasa dengan kondisi luar biasa. Di mana suhu ruang bisa menyaingi gurun Sahara, kipas angin cuma jadi dekorasi, dan pelajaran Biologi berubah jadi reality show bertahan hidup. Ketika guru PPL datang dengan semangat dan PowerPoint penuh ekspektasi, yang dia temukan malah siswa-siswa basah kuyup oleh keringat dan kehilangan semangat belajar. Tapi jangan salah-mereka bukan pemalas, cuma sedang dalam mode homeostasis darurat. Tasya, sang ketua kelas penuh semangat, berusaha keras mempertahankan semangat belajar sambil membawa termometer ke kelas. Sementara itu Dion, si kreatif absurd, muncul sebagai penyelamat dengan... sekantong es batu dari kantin dan kipas USB. Alya dan Raka? Mereka jadi duo komentator paling sarkas tapi relatable sedunia. Dina? Bintang drama yang siap meledak kapan aja. Dari diskusi Biologi yang penuh keringat, perdebatan kecil tentang hak tubuh untuk rebahan, sampai ngide belajar di taman demi angin sepoi-sepoi-kisah ini akan bikin kamu ngakak, mengangguk setuju, dan mungkin sedikit merenung: "Apakah belajar harus selalu serius, atau cukup pakai hati dan tisu buat lap keringat?" "Kelas Sauna" adalah novel yang menyentuh kehidupan anak sekolah zaman sekarang-penuh tugas, tekanan, tapi juga penuh tawa, solidaritas, dan perjuangan mencari angin di tengah panasnya sistem pendidikan (literally).
All Rights Reserved
#13
fisika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • Ketua OSIS vs Ratu Asbun (HARQEEL) [END]
  • ALNI
  • Cuaca
  • JAM 3 SORE
  • More Than It Seemed
  • SePaTu || Sebelas IPS Satu ( JenoKarina )
  • CRUSH [END]
  • Kandang Setan: Reborn

Aqeela Fernandez punya dunia sendiri-penuh warna, tawa, dan sedikit kekacauan. Mahasiswi Desain Komunikasi Visual ini dikenal cerewet, ceria, dan paling anti ikut aturan hidup... termasuk soal perjodohan. Maka dari itu, saat seorang pria asing bernama Harry Vaughan tiba-tiba nongkrong di teras rumahnya sambil ngetik laptop dengan santai dan mengaku sebagai calon suaminya, Aqeela langsung panik. Katanya, perjodohan itu hasil ide konyol dari mama Aqeela dan mama Harry yang bersahabat sejak muda. Yang bikin tambah kesal? Kenapa dia yang dijodohkan duluan, bukan kakak-kakaknya? Aqeela memutuskan kabur ke apartemen demi menjauh dari "drama keluarga." Tapi belum genap satu hari tinggal sendiri, datanglah masalah baru: seorang anak perempuan empat tahun yang tersesat... dan secara ajaib, wajahnya mirip Aqeela kecil. Lebih parahnya? Tetangga sebelah apartemen itu ternyata adalah Harry. Lagi. Terjebak dalam situasi tak terduga, Aqeela dan Harry pun menjadi "orang tua dadakan" untuk anak kecil bernama Raqilla. Awalnya hanya penuh drama dan protes, tapi hari demi hari, Aqeela mulai merasakan sesuatu yang ganjil-rasa familiar, deja vu yang menyakitkan, dan momen-momen tertentu yang membuatnya seolah... pernah melalui semua ini sebelumnya. Harry tetap tenang. Ia selalu memperlakukan Aqeela dengan lembut, seolah menyimpan rahasia besar yang belum waktunya diungkap. Di tengah kebersamaan yang terpaksa tapi perlahan terasa nyaman, Aqeela mulai mempertanyakan: Apakah ini benar-benar awal... atau hanya lanjutan dari kisah yang pernah ia lupakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines