Menangislah, Semesta.

Menangislah, Semesta.

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 26, 2025
"Walaupun engkau menangis, Semesta. Dunia tak akan berubah, sama sekali." Aku tak tahu, mengapa aku harus lahir ke dunia ini. Kehadiranku di dunia ini, hanya dianggap kutukan. Selama hampir 16 tahun aku hidup, hampir mustahil rasanya aku mendapatkan kasih sayang. Semuanya, orang tua, keluarga, guru, negara, bahkan dunia pun seolah membenciku. Dari kecil, aku tak pernah merasakan rasanya mempunyai teman, apalagi sahabat. Mereka semua menjauhiku. Berkali-kali aku mencoba untuk melakukan bunuh diri, mungkin hampir enam kali, namun gagal. Walaupun dunia seolah membenciku, namun dunia tidak ingin aku mati dengan keadaan yang menyedihkan. Tidak ada basa basi, jika suka bisa langsung vote. Drop your comment if there's feedback for my story. Thank you! Slow update ❗
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • GUMI [Completed]
  • Skyline Marriage
  • Kamu Hanya Milikku
  • President's Wife
  • El and Jerganio (End)
  • Heyu : Second Gear
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )

More details
WpActionLinkContent Guidelines