sejak orang tua mereka bercerai, rumah yang seharusnya menjadi tempat singgah dan berlindung yang paling aman, justru menjadi tempat yang dingin dan mencekam menurut sakuya. sakuya dan ryo, diasuh oleh ayahnya yang sibuk bekerja dan hanya fokus kepada pencapaian, bukan bagaimana mereka tumbuh dan berkembang. walaupun begitu, ryo, kembarannya, tetap mendapat kasih sayang dari sang ayah, karena ia dianggap berhak atas kasih sayang. sedangkan sakuya hanya anak yang dipaksa bersaing dengan kembarannya sendiri untuk mendapat perhatian ayahnya NO PLAGIARISME. JIKALAU ADA KESAMAAN CERITA, ITU MURNI KETIDAK SENGAJAAN. CERITA INI TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN KEHIDUPAN ASLI MEREKA.
More details