Love in Writing

Love in Writing

  • WpView
    Leituras 90
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 12, 2025
Setiap hari, aku menulis tentangnya. Karena hanya dengan cara itu... mungkin aku bisa mencintainya, meski dari jauh.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Crazy Marriage
  • [3] Bukan Pra Nikah ( Sudah Dibukukan )
  • After The Storm
  • Yang Pernah Tapi Tak Jadi
  • my arranged fiancé is a ceo.
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Still You (Tamat)
  • Misteri- US

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo