Three hearts, Three Matches

Three hearts, Three Matches

  • WpView
    Reads 2,180
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di tengah hiruk pikuk kota, takdir mempertemukan dua keluarga yang tidak biasa, masing-masing terdiri dari tiga pria kembar yang hidup di dua dunia berbeda. New, Kao, dan Achi Techapaikun adalah tiga bersaudara yang tumbuh tanpa orang tua. Mereka besar di pusat asuhan dan kini menjalani kehidupan dewasa dengan saling menjaga. New, sang sulung, sosok tegas dan protektif. Kao, anak tengah yang cerdas namun berapi-api. Dan Achi, si bungsu yang polos, rajin, dan memiliki pesona lembut yang memikat banyak hati. Sementara itu, di sisi lain kehidupan, ada Karan, Tay, dan Pete Vihokratana, tiga pewaris muda dari keluarga konglomerat ternama. Karan yang tenang dan dewasa, Tay yang ceria namun ceroboh, dan Pete, si bungsu yang dikenal dingin namun menyimpan kehangatan tersembunyi. Pertemuan mereka bukanlah kebetulan. Ketika dunia mereka mulai saling bersinggungan, rahasia hati dan luka masa lalu pun ikut terbuka. Di balik senyuman dan amarah, ada cinta yang tertahan. Di balik status dan perbedaan, ada perasaan yang mulai tumbuh. Dan di antara enam hati itu, ada ikatan yang perlahan terbentuk, entah sebagai sahabat, keluarga... atau lebih dari itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Salah Status [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines