SABERLUNE

SABERLUNE

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
Malam itu, bulan tergantung rendah di langit seperti mata dewa yang mengintai dari balik kelam. Sinarnya tidak hangat-melainkan dingin, pucat, dan tajam seperti bilah perak yang menyayat langit malam. Di reruntuhan kota tua yang dilupakan sejarah, langkah-langkah menggema di antara debu dan bisikan roh yang belum tenang. Di tengah kehancuran dan bayang-bayang berdarah, seorang pemuda berdiri tegak. Jubah hitamnya berkibar pelan, seolah dipanggil oleh angin yang membawa dendam dari masa lalu. Kalung berbentuk sabit tergantung di lehernya, berkilau redup seperti lambang yang menyimpan kutukan dan takdir sekaligus. Namanya Lune-atau begitulah dunia mengenalnya. Dibentuk oleh kegelapan, dan dibuang oleh cahaya. Mereka bilang ia pewaris bayangan, anak dari dominion yang terkubur di bawah tanah suci. Ia tak percaya takdir. Tapi malam itu, ketika langit retak dan bisikan lama bangkit dari celah dimensi yang membusuk, Lune tahu-semuanya akan dimulai lagi. Perang lama belum usai. Dan bulan belum selesai memilih pemilik darahnya
All Rights Reserved
#605
pedang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Defiant [END]
  • Bound to Him

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines