Hello, Brother! [ENHYPEN]

Hello, Brother! [ENHYPEN]

  • WpView
    Reads 4,473
  • WpVote
    Votes 425
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 23, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Kehidupan Mahesa sebagai mahasiswa teknik begitu penuh warna, ambisi, dan gairah. Hari-harinya dipenuhi rapat, organisasi, dan malam-malam yang dijemput pulang larut. Namun, setiap kali langkahnya menapak di beranda dan kunci berputar di pintu rumah itu, seketika ia bukan lagi Mahesa sang Ketua BEM, bukan pula Mahesa yang disegani karena jasanya sebagai asisten dosen. Di balik pintu itu, gelar dan pencapaian luruh bersama suara engsel yang berderit pelan. Di sana, ia hanya seorang "abang." poros yang diam-diam menjadi pusat dari enam orbit yang setia mengelilingi semestanya. Dirumah itu-they're sharing a drink they call loneliness, but it's better than drinkin' alone.
All Rights Reserved
#637
riki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor ✓
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines