Ketika pasal-pasal hukum bertabrakan dengan denyut jantung pasien, apakah cinta masa lalu masih bisa terselamatkan?
Jakarta. Kota yang tak pernah tidur. Di tengah padatnya ruang sidang dan sunyinya koridor rumah sakit, dua dunia kembali bersilangan-antara jaksa muda yang memburu keadilan dan dokter yang berjuang menyelamatkan nyawa.
Karin Ayudita Maharani (28), jaksa muda Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, dikenal tajam, metodis, dan pantang melanggar prinsip. Dunia baginya adalah hitam-putih yang harus ditertibkan, bukan diromantisasi. Ia punya tujuan, punya masa lalu yang dikubur rapi, dan tak ada tempat untuk kejutan-terutama kejutan bernama Sean.
Sean Alexander Tanuwijaya (30), dokter spesialis penyakit dalam, punya tangan yang menyembuhkan dan senyum yang menenangkan. Di balik profesionalismenya, ada luka lama dan janji remaja yang belum benar-benar ia lepaskan. Saat bertemu kembali dengan Karin, wanita yang pernah menyelipkan candaan di antara not musik dan tawa SMA, ia sadar: tidak semua luka bisa sembuh dengan resep dan waktu.
Mereka dipertemukan kembali lewat satu kasus yang pelik-antara pasal hukum dan hasil visum, antara fakta medis dan interpretasi keadilan. Dan di tengah tekanan pekerjaan, konflik batin, serta rahasia yang belum selesai, cerita lama pun mulai menguak kembali.
Apakah cinta bisa tumbuh di antara gugatan dan diagnosis?
Atau justru, keduanya harus memilih: membedah masa lalu atau mengikhlaskannya tanpa operasi?
---
All Rights Reserved