Pasal Lima

Pasal Lima

  • WpView
    Bacaan 46
  • WpVote
    Undian 10
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sab, Jun 14, 2025
Universitas Grahadi, pukul 06.12 pagi. Kabut tipis masih menyelimuti halaman parkir fakultas hukum. Di lantai empat gedung utama, seseorang berdiri terlalu dekat dengan pagar besi, lalu terjun bebas ke tanah. Suara benturan itu lebih keras dari biasanya. Lebih... nyata. Tubuh pria itu tergeletak kaku. Tangannya menggenggam erat sebuah flashdisk berwarna hitam. Wajahnya dikenal semua orang - ketua BEM, cumlaude, calon lulusan terbaik. Pihak kampus bilang : bunuh diri karena stres skripsi. Tapi bagi lima mahasiswa di balik grup kecil yang mereka ciptakan sendiri, itu bukan bunuh diri. Itu dibungkam. "Dia rapat bareng dosen pembimbing malam sebelumnya," kata Nadia dingin. "Dan nggak mungkin orang yang kidal pegang flashdisk di tangan kanan kalau itu bukan pesan." Sejak hari itu, mereka bukan lagi cuma mahasiswa hukum yang pusing soal yurisprudensi. Mereka jadi tim tak resmi - pemburu kebenaran di antara tumpukan berkas, kebijakan fakultas yang manipulatif, dan wajah-wajah dosen yang terlalu bersih untuk jadi kenyataan. Mereka berlima. Pasal 5. Karena lima kepala lebih tajam dari satu, dan hukum... gak akan pernah netral di tangan yang salah
Hak Cipta Terpelihara
#142
kebenaran
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Defiant [END]
  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi