Pasal Lima

Pasal Lima

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 14, 2025
Universitas Grahadi, pukul 06.12 pagi. Kabut tipis masih menyelimuti halaman parkir fakultas hukum. Di lantai empat gedung utama, seseorang berdiri terlalu dekat dengan pagar besi, lalu terjun bebas ke tanah. Suara benturan itu lebih keras dari biasanya. Lebih... nyata. Tubuh pria itu tergeletak kaku. Tangannya menggenggam erat sebuah flashdisk berwarna hitam. Wajahnya dikenal semua orang - ketua BEM, cumlaude, calon lulusan terbaik. Pihak kampus bilang : bunuh diri karena stres skripsi. Tapi bagi lima mahasiswa di balik grup kecil yang mereka ciptakan sendiri, itu bukan bunuh diri. Itu dibungkam. "Dia rapat bareng dosen pembimbing malam sebelumnya," kata Nadia dingin. "Dan nggak mungkin orang yang kidal pegang flashdisk di tangan kanan kalau itu bukan pesan." Sejak hari itu, mereka bukan lagi cuma mahasiswa hukum yang pusing soal yurisprudensi. Mereka jadi tim tak resmi - pemburu kebenaran di antara tumpukan berkas, kebijakan fakultas yang manipulatif, dan wajah-wajah dosen yang terlalu bersih untuk jadi kenyataan. Mereka berlima. Pasal 5. Karena lima kepala lebih tajam dari satu, dan hukum... gak akan pernah netral di tangan yang salah
All Rights Reserved
#37
lima
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Fraktal Rahasia
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines